Berita  

Lepas Jenazah Abdul Latif Suaeri, Sekda Papua Barat: Papua Kehilangan Putra Terbaik

Pewarta: Imran Alwi. Fuad

PUKANEWS.COM, FAKFAK – Duka mendalam menyelimuti keluarga dan jajaran pemerintah daerah saat jenazah Almarhum Dr. Drs. Abdul Latif Suaeri, M.Si., M.Sc.P., tiba di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Sabtu (12/9/2026).

Jenazah birokrat senior tersebut tiba di Bandara Siboru Fakfak menggunakan pesawat carteran, didampingi pihak keluarga. Kedatangan jenazah kemudian disusul Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Barat Ali Baham Temongmere bersama rombongan Pemerintah Provinsi Papua Barat.

Abdul Latif Suaeri mengembuskan napas terakhir di RSUD Provinsi Papua Barat, Manokwari, Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 22.50 WIT setelah menjalani perawatan karena sakit. Kepergiannya menjadi duka bagi keluarga, Pemerintah Provinsi Papua Barat, serta Pemerintah Kabupaten Fakfak.

Sekda Papua Barat Ali Baham Temongmere hadir langsung mewakili Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat, Forkopimda, serta jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Papua Barat dan Pemkab Fakfak.

Saat prosesi penyerahan jenazah kepada keluarga di rumah duka, Ali Baham menyampaikan penghormatan dan rasa kehilangan atas kepergian sosok yang dinilainya telah memberikan pengabdian panjang bagi tanah Papua.

“Kita semua kehilangan salah satu putra terbaik, anak adat yang mengabdi dan bekerja tulus untuk tanah Papua ini, dari lembah, gunung, hingga pantai,” ujar Ali Baham dalam sambutannya.

Sebelum diberangkatkan menuju Fakfak, prosesi pelepasan jenazah Abdul Latif Suaeri telah dilakukan secara resmi di Rumah Jabatan Sekda Papua Barat di Manokwari dan dipimpin langsung oleh Gubernur Papua Barat.

Setelah diserahkan kepada pihak keluarga di Fakfak, Sekda Papua Barat bersama Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf. Wahlin Rahman, Pj. Sekda Fakfak Aroby Hindom, serta jajaran pejabat Pemprov Papua Barat turut mengantarkan jenazah menuju tempat peristirahatan terakhir di Taman Makam Pahlawan (TMP) Puncak Onim, Fakfak.

Kepergian Abdul Latif meninggalkan rekam jejak panjang dalam pemerintahan. Putra kelahiran Kokas, Kabupaten Fakfak, 2 November 1963, itu memulai pengabdiannya sebagai ASN sejak 1985.

Ia menempuh pendidikan kepamongprajaan di APDN Jayapura pada 1984 dan IIP Jakarta pada 1990. Pendidikan akademiknya kemudian berlanjut hingga meraih gelar doktor dari Universitas Gadjah Mada pada 2022.

Jejak Panjang Pengabdian

Selama berkarier sebagai ASN, Abdul Latif Suaeri dipercaya menduduki berbagai jabatan strategis, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

Di Kabupaten Jayawijaya, ia pernah menjabat Kasubag Protokol Setda dan Kepala Distrik Okbibab. Kariernya kemudian berlanjut di Bappeda Provinsi Irian Jaya serta Kabupaten Kaimana sebagai Kepala Bappeda dan Lingkungan Hidup.

Di Kabupaten Fakfak, sejumlah jabatan strategis juga pernah dipercayakan kepadanya, antara lain sebagai Kepala Bappeda, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung.

Sementara di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat, Abdul Latif pernah menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan, Asisten Sekda Bidang Administrasi Umum, Analis Kebijakan Ahli Utama, hingga dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan pada Juli 2026.

Kepergian Abdul Latif Suaeri meninggalkan seorang istri, Chandra Sri Ubayanti, serta tiga orang anak.

Pemerintah daerah bersama keluarga almarhum turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama hidupnya terdapat kesalahan maupun kekhilafan. Masyarakat juga diajak untuk memanjatkan doa terbaik bagi almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. (*)

Exit mobile version