Pewarta: Imran Alwi. Fuad
PUKANEWS.COM, FAKFAK – Komandan Kodim (Dandim) 1803/Fakfak Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., bersama Ketua Persit KCK Cabang XIV Kodim 1803/Fakfak Ny. Bia Wahlin, menghadiri Festival Tradisional Pasar Barter di Kampung Mambunibuni, Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Sabtu (12/9/2026).
Festival tersebut merupakan bagian dari rangkaian Festival Budaya Teluk Berau 2026. Kegiatan ini menjadi ruang pelestarian tradisi pasar barter yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat pesisir Fakfak.
Festival berlangsung meriah dengan dihadiri unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta ratusan warga. Antusiasme masyarakat terlihat dalam setiap rangkaian kegiatan yang mengangkat tradisi dan kearifan lokal tersebut.
Dalam kesempatan itu, Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf Wahlin Rahman mengapresiasi masyarakat dan pemerintah daerah yang terus berupaya menjaga keberadaan tradisi pasar barter sebagai bagian dari identitas budaya Fakfak.
Menurut Wahlin, pasar barter bukan sekadar aktivitas pertukaran barang. Tradisi tersebut mengandung nilai kebersamaan, saling menghargai, persaudaraan dan toleransi yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sejak dahulu.
“Tradisi pasar barter ini bukan sekadar cara bertukar barang. Di dalamnya terkandung nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat kita: semangat kebersamaan, rasa saling menghargai, persaudaraan yang tulus, serta toleransi yang kuat,” ujar Wahlin.
Ia mengatakan, nilai-nilai tersebut perlu terus diwariskan kepada generasi muda karena menjadi kekuatan sosial yang mampu mempererat hubungan antarmasyarakat.
Menurutnya, tradisi barter juga menunjukkan bahwa hubungan sosial masyarakat tidak semata-mata dibangun berdasarkan nilai materi. Ada semangat saling membutuhkan, berbagi dan menjaga hubungan kekeluargaan.
“Di tengah arus perubahan zaman yang semakin cepat, menjaga tradisi seperti pasar barter berarti menjaga jati diri kita sendiri. Ini adalah warisan leluhur yang mengajarkan kita bahwa hubungan antarmanusia jauh lebih berharga daripada sekadar transaksi materi,” tegasnya.
Kehadiran Dandim bersama jajaran Kodim 1803/Fakfak dalam festival tersebut menjadi bentuk dukungan TNI terhadap upaya pelestarian budaya dan kearifan lokal masyarakat adat di Kabupaten Fakfak.
Wahlin berharap Festival Tradisional Pasar Barter Mambunibuni dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda budaya yang mampu memperkenalkan kekayaan tradisi Fakfak kepada generasi muda serta masyarakat luas.
Ia juga berharap festival tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang tradisi masa lalu, tetapi mampu menjadi sarana edukasi bagi generasi penerus agar memahami dan menjaga nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur.
Semoga festival ini terus tumbuh dan menjadi kebanggaan bersama. Mari kita jaga warisan ini agar tetap hidup dan bermanfaat bagi anak cucu kita di masa mendatang,” pungkasnya. (*)
