Reporter : Imran Alwi. Fuad
PUKANEWS.COM, FAKFAK – Salah satu saksi sejarah peristiwa 1 Mei sekaligus tokoh masyarakat Fakfak, Taib Biarpruga, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk merenungkan kembali makna historis dari peringatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa kembalinya Irian Barat ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan tonggak penting dalam perjalanan bangsa yang tidak boleh dilupakan oleh generasi penerus.

Hal tersebut disampaikan Taib Biarpruga saat memberikan orasi kebangsaan di panggung utama usai pelaksanaan Kirab Merah Putih di Ruang Terbuka Hijau (RTH) KH. Ma’ruf Amin, Kamis (1/5/2025) sore.
“Hari ini kita mengenang momentum bersejarah: kembalinya Irian Barat ke dalam pangkuan NKRI. Fakfak dan Papua Barat adalah bagian yang tak terpisahkan dari Indonesia. Lagu-lagu perjuangan yang kita nyanyikan bukan sekadar seremoni, tetapi mengandung amanah luhur yang harus kita jaga,” tegasnya.
Ia juga menyayangkan bahwa peringatan 1 Mei sebagai Hari Kembalinya Irian Barat masih jarang dilakukan secara rutin, padahal peristiwa tersebut memiliki arti besar bagi integrasi bangsa.
Kirab Merah Putih yang dimulai dari Kampung Sekru ini menjadi simbol penghormatan terhadap sejarah sekaligus sarana memperkuat persatuan dan menumbuhkan semangat nasionalisme di Tanah Mbaham-Matta.













