Ratusan Warga Fakfak Tetap Ikuti Kirab Merah Putih Meski Diguyur Hujan

PUKANEWS.COM, FAKFAK, PAPUA BARAT — Ratusan warga di Kabupaten Fakfak tetap menunjukkan antusiasme tinggi mengikuti Kirab Merah Putih meski diguyur hujan, Jumat (1/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan momentum sejarah kembalinya Irian Barat ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kirab diawali dengan pawai membawa bendera Merah Putih melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Fakfak. Peserta kemudian melanjutkan longmarch dari Gedung Pepera menuju Ruang Terbuka Hijau KH Ma’ruf Amin.

Cuaca hujan yang mengguyur kawasan Fakfak tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk tetap mengikuti rangkaian kegiatan. Warga dari berbagai kalangan tampak bertahan hingga akhir acara sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan bangsa.

Komandan Korem 182/JO, Kolonel Inf Irwan Budiana, melalui Kasrem 182/JO menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan panitia yang dinilai berhasil menyelenggarakan kegiatan dengan tertib dan penuh semangat kebangsaan.

Menurutnya, peringatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga sarana edukasi sejarah bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Papua Barat.

“Momentum ini penting untuk memperkuat pemahaman sejarah yang berbasis fakta, sehingga generasi muda memiliki perspektif yang utuh terhadap perjalanan bangsa,” ujarnya.

Sebelumnya, rangkaian kegiatan juga diisi dengan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan unsur Forkopimda, TNI, tokoh pejuang, veteran, organisasi kepemudaan, tokoh adat, masyarakat, serta pelajar.

Diskusi tersebut membahas perjalanan sejarah integrasi Irian Barat ke Indonesia. Dari forum itu, peserta menyepakati bahwa 1 Mei 1963 dipandang sebagai momentum kembalinya Irian Barat ke NKRI melalui proses perjuangan panjang serta mekanisme Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera).

Peringatan 1 Mei di Fakfak tahun ini berlangsung khidmat dan sarat nuansa nasionalisme. Selain kirab dan longmarch, kegiatan tersebut juga menjadi ruang penguatan wawasan kebangsaan guna mempererat persatuan dan kesatuan masyarakat. (*)

Reporter: Imran Alwi. Fuad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *