FAKFAK, PUKANEWS.COM – Persiapan peringatan 665 tahun masuknya Islam ke Tanah Papua di Kabupaten Fakfak terus dimatangkan. Dalam rapat koordinasi yang digelar Sabtu (2/8/2025) di Kantor Bupati Fakfak, panitia bersama tokoh masyarakat membahas berbagai kendala teknis dan progres lapangan menjelang acara puncak yang akan digelar di Pulau Was.
Ketua Panitia, Taufik Heru Uswanas, menyampaikan bahwa sejumlah fasilitas fisik seperti tenda dan panggung mulai dibangun. Namun, panitia masih menghadapi kendala anggaran, terutama untuk konsumsi, publikasi, dan logistik bagi tamu VIP.
“Kami mohon dukungan semua pihak. Ini bukan sekadar acara seremonial, tapi juga soal harga diri dan martabat daerah,” ujar Taufik.
Koordinator Zona 1, Siti Uswanas, menyebut sejumlah kebutuhan teknis mendesak masih perlu dipenuhi, seperti air bersih, terpal, pompa alkon, profil tank, hingga fasilitas MCK darurat. Ia juga mengapresiasi masyarakat Pulau Was yang telah secara swadaya membangun tenda sepanjang 75 meter di atas pasir meski dengan sarana terbatas.
“Semangat warga menjaga nilai sejarah ini luar biasa. Kami ingin tetap bersahaja, seperti semangat yang diwariskan Syekh Abdul Gafar,” kata Siti.
Dukungan juga datang dari Raja Rumbati, Abdul Gani Ishak Bauw. Ia menyatakan kesiapan komunitas adat dalam membantu pengadaan logistik, dan mengapresiasi keterlibatan aktif Pemda Fakfak.
“Kami tidak menunggu hari Senin. Hari ini juga kami mulai bergerak,” tegasnya.
Kepala Bagian Umum Setda Fakfak, Cris Ubra, menambahkan bahwa persiapan di Zona 2 sejauh ini berjalan lancar, dengan antusiasme tinggi dari masyarakat dan dukungan langsung dari berbagai OPD di lapangan.
Sementara itu, Asisten II Setda Fakfak, Arobi Hindom, memperkirakan jumlah peserta yang hadir bisa mencapai 2.000 orang. Ia menekankan pentingnya penambahan fasilitas umum dan penguatan pengamanan di beberapa titik strategis.
“Kenyamanan dan keamanan peserta harus menjadi prioritas sejak awal,” ujarnya.
(IAF) Kabiro Fakfak













