Ayah Bejat di Simalungun Ditangkap, Cabuli Dua Putri Kandung Berulang Kal

Simalungun, PukaNews.com — Warga Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, digegerkan oleh penangkapan seorang pria berinisial KS (40) yang tega mencabuli dua putri kandungnya sendiri. Kedua korban yang masih berusia dua dan sembilan tahun telah berulang kali menjadi sasaran tindakan bejat sang ayah.

Kasus ini terungkap setelah warga yang mengetahui tindakan KS langsung mengamankannya dan membawanya ke kantor polisi pada tanggal 13 Juli 2024. Laporan resmi pun dibuat, dan polisi segera melakukan penyelidikan.

Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Ghulam Yanuar Luthfi, mengungkapkan bahwa pelaku telah berulang kali melakukan perbuatan cabul terhadap kedua anaknya. “Terakhir kali, pelaku melakukan perbuatan bejat itu pada Desember 2023 di dalam rumah mereka,” kata Ghulam.

Masyarakat sekitar sangat terkejut dan marah mengetahui tindakan keji yang dilakukan oleh KS. Mereka merasa perlu mengambil tindakan cepat untuk memastikan pelaku tidak melarikan diri dan segera mendapatkan proses hukum yang sesuai.

Polres Simalungun telah mengambil langkah-langkah untuk memastikan keamanan dan kesejahteraan kedua korban. Kedua anak tersebut saat ini berada di bawah perlindungan pihak berwenang dan mendapatkan pendampingan psikologis untuk membantu mereka pulih dari trauma yang dialami.

KS, yang kini ditahan di Polres Simalungun, akan menghadapi proses hukum yang ketat. Pihak kepolisian berjanji akan mengusut tuntas kasus ini dan memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku. “Kami akan memastikan bahwa pelaku mendapat hukuman yang sesuai dengan perbuatannya. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan dan pelecehan,” tegas Ghulam.

Kasus pencabulan ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu waspada dan melindungi anak-anak dari tindakan yang merugikan. Pihak kepolisian juga mengimbau kepada orang tua dan lingkungan sekitar untuk lebih peduli dan segera melapor jika melihat atau menduga adanya tindakan kekerasan terhadap anak-anak.

(S. Hadi Purba)

Editor: Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *