PukaNews.com, Simalungun – Memperingati semangat perjuangan R.A. Kartini, Kejaksaan Negeri Simalungun menggelar kegiatan bertajuk “Bakti Sosial Pemeriksaan Kesehatan dan Donor Darah Dalam Rangka Peringatan Hari R.A. Kartini”. Acara yang berlangsung pada Selasa pagi, 21 April 2026 ini, diselenggarakan di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Simalungun melalui kolaborasi apik bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Simalungun dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Simalungun.
Suasana di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Simalungun tampak berbeda. Puluhan aparatur sipil negara dan personel keamanan berkumpul bukan untuk agenda persidangan, melainkan untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemanusiaan melalui aksi donor darah massal. Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi solid antara Kejaksaan Negeri Simalungun dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Simalungun.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Simalungun jajaran struktural Kejaksaan Negeri Simalungun, di mana para Kepala Seksi (Kasi) dan Kepala Sub Bagian Pembinaan (Kasubbagbin) hadir di garda terdepan untuk berpartisipasi sebagai pendonor. Kehadiran para pejabat struktural bersama anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Daerah Simalungun ini memberikan motivasi dan energi positif bagi seluruh staf yang antusias mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan sejak acara dimulai.
Sejak dimulainya acara pada pukul 09.00 WIB, antusiasme peserta sudah terlihat dari antrean pendaftaran yang cukup panjang. Tidak hanya datang dari internal Korps Adhyaksa, aksi heroik ini juga mendapatkan dukungan penuh dari berbagai elemen instansi di wilayah Simalungun. Personel TNI, perwakilan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun, hingga jajaran pegawai dari tingkat Kecamatan turut hadir untuk menyingsingkan lengan baju demi membantu sesama.
Kepala Kejaksaan Negeri Simalungun Munawal Hadi, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian institusi terhadap ketersediaan stok darah di wilayah Simalungun. Ia menegaskan bahwa sinergi lintas instansi ini membuktikan bahwa semangat gotong royong tetap terjaga kuat. Menurutnya, setetes darah yang disumbangkan oleh para peserta memiliki makna besar bagi keselamatan nyawa pasien yang membutuhkan di rumah sakit.
Proses donor darah berlangsung dengan tertib di bawah pengawasan tim medis profesional dari PMI Kabupaten Simalungun. Sebelum melakukan donor, setiap peserta wajib menjalani skrining kesehatan yang meliputi pemeriksaan tekanan darah dan kadar hemoglobin untuk memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima. Suasana kekeluargaan sangat terasa di dalam aula, di mana para pegawai Kejari dan anggota TNI tampak berbincang santai sembari menunggu giliran.
Hingga kegiatan berakhir pada siang hari, puluhan kantong darah berhasil dikumpulkan dan langsung dibawa oleh pihak PMI untuk diproses lebih lanjut. Pihak Kejaksaan Negeri Simalungun berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin guna memupuk rasa empati sosial sekaligus menjadi sarana menjaga kesehatan bagi para pegawai melalui sirkulasi darah yang lebih baik setelah melakukan donor.
( S.Hadi Purba )













