Berita  

Kekeringan Melanda, MUI Fakfak Serukan Sholat Istisqa dan Perbanyak Istighfar

Pewarta: Imran Alwi

PUKANEWS.COM, FAKFAK — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Fakfak, Papua Barat, mengimbau umat Islam melaksanakan Sholat Istisqa atau salat memohon hujan secara berjamaah sebagai ikhtiar menghadapi kondisi kekeringan yang terjadi di daerah tersebut.

Imbauan itu tertuang dalam Surat MUI Kabupaten Fakfak Nomor 222/MUI.FF/IX/2026 tertanggal 22 September 2026 yang ditujukan kepada para ketua pengurus masjid se-Kabupaten Fakfak.

Ketua MUI Kabupaten Fakfak, Drs. Mohammadon Dg. Husein, M.M.Pd., mengatakan Sholat Istisqa menjadi salah satu bentuk ikhtiar keagamaan untuk memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan yang bermanfaat bagi manusia, hewan, tumbuhan, dan seluruh kehidupan.

Selain melaksanakan Sholat Istisqa, umat Islam juga diajak memperbanyak istighfar, bertaubat, bersedekah, meningkatkan amal kebajikan serta memperbaiki hubungan antarsesama.

“Kekeringan menjadi momentum untuk kembali kepada Allah, memperbanyak istighfar, memperbaiki diri, memperbanyak amal kebajikan, dan memohon agar Allah menurunkan hujan yang bermanfaat bagi manusia, hewan, tumbuhan dan seluruh kehidupan,” demikian imbauan MUI Fakfak.

MUI juga mengingatkan masyarakat agar tidak berputus asa dari rahmat Allah SWT. Kondisi kekeringan diharapkan menjadi momentum untuk melakukan introspeksi diri sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dua Rakaat dan Dilanjutkan Khutbah

Dalam panduan yang dilampirkan MUI Fakfak, Sholat Istisqa dilaksanakan sebanyak dua rakaat dan dilanjutkan dengan khutbah Istisqa, istighfar serta doa bersama.

Pelaksanaan salat dapat dilakukan secara berjamaah di masjid, lapangan maupun tempat terbuka. Jamaah juga dianjurkan mengenakan pakaian sederhana dan memperbanyak doa agar hujan segera diturunkan.

MUI Fakfak turut mencantumkan sejumlah dalil Al-Qur’an dan hadis sebagai landasan pelaksanaan Sholat Istisqa, termasuk anjuran memperbanyak istighfar sebagai bagian dari ikhtiar memohon turunnya hujan.

Untuk pelaksanaan di lapangan, panduan tersebut mengatur jamaah berkumpul pada pukul 06.30 WIT. Selanjutnya, persiapan dan pengarahan dilakukan pukul 06.45 WIT, sebelum Sholat Istisqa dilaksanakan pada pukul 07.00 WIT.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan khutbah Istisqa, istighfar dan doa bersama hingga acara ditutup.

MUI Kabupaten Fakfak berharap ajakan tersebut dapat menjadi momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak amal kebajikan dan memperkuat kepedulian terhadap sesama.

Melalui ikhtiar bersama tersebut, MUI Fakfak juga mengajak masyarakat memanjatkan doa agar hujan segera turun dan membawa manfaat bagi seluruh kehidupan di Kabupaten Fakfak. (*)

Exit mobile version