banner Penkab Muba

Futsal Piala Bupati Cup Fakfak 2026 Diikuti 84 Tim, Ada Festival Kopi hingga Hip-Hop

Pewarta: Imran Alwi. Fuad

PUKANEWS.COM, FAKFAK – Sebanyak 84 tim dipastikan ambil bagian dalam Open Turnamen Futsal Bupati Cup Fakfak 2026. Tahun ini, turnamen tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan di lapangan, tetapi juga dikemas sebagai ruang bagi UMKM dan kreativitas anak muda.

Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia Bupati Cup Fakfak 2026, Siti Hajar Uswanas, saat pelaksanaan technical meeting yang dihadiri para manajer dan official tim peserta, Sabtu (3/10/2026).

Turnamen mengusung tema “More Than Game” dan akan dipusatkan di GOR Krapgit Gewab Fakfak. Kompetisi dijadwalkan resmi dimulai pada 5 Oktober 2026.

Dari 84 peserta, sebanyak 73 merupakan tim putra dan 11 tim putri. Panitia menyiapkan rangkaian kegiatan pendukung di sekitar lokasi pertandingan untuk membuat turnamen lebih semarak sekaligus membuka ruang bagi pelaku usaha dan komunitas kreatif.

“Selain main futsal di dalam gedung, di luar ada UMKM, kemudian ada battle rap untuk komunitas anak-anak muda, ada hip-hop, festival kopi, bahkan ada lomba foto dan video pendek,” kata Siti Hajar.

Konsep tersebut menjadikan Bupati Cup 2026 tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan. Panitia juga ingin menjadikan turnamen sebagai ruang pertemuan antara olahraga, ekonomi kreatif, komunitas anak muda dan masyarakat.

Selain kompetisi, Bupati Cup 2026 juga menjadi kesempatan bagi panitia untuk memantau potensi pemain lokal yang dapat diproyeksikan memperkuat tim futsal Kabupaten Fakfak.

Siti Hajar mengatakan kemampuan pemain dari setiap tim akan menjadi perhatian selama turnamen berlangsung. Ia berharap dari masing-masing tim nantinya terdapat pemain yang memiliki potensi untuk dipertimbangkan masuk dalam pembentukan tim futsal Fakfak.

“Kita berharap bahwa dari setiap tim harus ada satu atau dua pemain yang bisa direkrut untuk menjadi tim futsal Fakfak,” ujarnya.

Menurut dia, pencarian talenta tersebut perlu dibarengi dengan dukungan fasilitas olahraga yang memadai. Potensi pemain muda, kata dia, akan lebih mudah berkembang apabila tersedia tempat latihan dan pertandingan yang layak.

Karena itu, penggunaan GOR Krapgit Gewab dalam turnamen ini diharapkan sekaligus menjadi momentum untuk melihat kebutuhan pengembangan sarana olahraga di Fakfak.

“Kita butuh tempat yang layak untuk futsal sehingga lahir anak-anak Fakfak dengan mereka punya talenta futsal,” katanya.

Siti Hajar juga meminta seluruh tim menjaga sportivitas dan profesionalisme selama pertandingan. Menurutnya, kompetisi harus menjadi ruang untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mempererat hubungan antarpeserta.

Ia mengingatkan bahwa persaingan hanya berlangsung selama pertandingan. Setelah pertandingan selesai, seluruh peserta tetap merupakan bagian dari keluarga besar Fakfak.

“Kita boleh bersinggungan di lapangan, tapi selesai kita adalah keluarga, kita adalah saudara. Bekerja bersama, berubah bersama, untuk Fakfak yang lebih baik ke depan,” tuturnya.

Dengan mengusung konsep “More Than Game”, Bupati Cup Fakfak 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan pertandingan-pertandingan menarik, tetapi juga membuka ruang bagi tumbuhnya talenta olahraga, kreativitas anak muda, dan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar arena pertandingan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *