banner Penkab Muba

Atasi Kekeringan, Koramil 10/Sukatani Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Sukarapih

PUKANEWS.COM, BEKASI – Kekeringan mulai menghantam warga Desa Sukarapih, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi. Sejumlah sumur warga mengering hingga masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

Merespons kondisi tersebut, Koramil 10/Sukatani turun langsung mendistribusikan 8.000 liter air bersih kepada warga terdampak, Kamis (8/10/2026).

Air bersih disalurkan menggunakan kendaraan Water Tank Supply Koramil 10/Sukatani dan dipusatkan di RT 01/RW 01 Desa Sukarapih. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi sekitar 100 kepala keluarga atau 720 jiwa yang terdampak kekeringan.

Pendistribusian berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 11.00 WIB dan dipimpin langsung Danramil 10/Sukatani, Mayor Inf Usep Shirajusyar’i.

Kepala Dusun 1 Desa Sukarapih, Malik, mengatakan kekeringan telah berlangsung hampir dua pekan. Kondisi itu membuat sejumlah sumur warga tidak lagi menghasilkan air.

“Sudah hampir dua minggu mengalami kekeringan. Sejumlah sumur warga sudah kering sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk minum dan memasak, warga terpaksa membeli air galon sekitar Rp20 ribu per galon,” ujar Malik.

Kondisi tersebut membuat bantuan air bersih menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat. Ketua RT 01, Oman, pun mengapresiasi langkah cepat Koramil 10/Sukatani yang turun langsung membantu warga.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat meringankan beban sekitar 100 keluarga yang terdampak kekeringan.

Sementara itu, Danposmil Tambelang, Peltu Bambang, menjelaskan kendaraan Water Tank Supply Koramil 10/Sukatani tidak hanya digunakan untuk mendukung kebutuhan pemadaman kebakaran.

Sarana tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat dan lingkungan yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

“Water Tank Supply ini tidak hanya untuk kebutuhan pemadaman kebakaran, tetapi juga dapat digunakan untuk membantu masyarakat maupun lingkungan yang membutuhkan air,” jelas Bambang.

Meski demikian, Bambang mengingatkan warga agar air bantuan tersebut terutama digunakan untuk kebutuhan mandi dan mencuci. Jika hendak dimanfaatkan sebagai air minum, air harus dimasak terlebih dahulu.

Penyaluran air bersih ini menjadi bagian dari kepedulian TNI dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan. Selain meringankan beban warga, langkah tersebut diharapkan dapat menjaga kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah menipisnya sumber air.

Warga berharap distribusi air bersih dapat terus dilakukan apabila kekeringan berlanjut. Koordinasi antara Koramil, pemerintah desa dan unsur terkait juga dinilai penting untuk memastikan kebutuhan air masyarakat dapat dipantau dan bantuan disalurkan secara tepat sasaran.

(Red/Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *