banner Penkab Muba

Ratusan Guru Muba Ikuti Workshop, Bupati Toha: Guru Harus Adaptif di Era Digital

Kolaborasi Pemkab Muba dan Sumatera Ekspres Dorong Pembelajaran Kreatif serta Pemahaman Perlindungan Hukum bagi Guru

PUKANEWS.COM, SEKAYU – Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar terhadap cara peserta didik memperoleh informasi, berkomunikasi, hingga mengikuti proses pembelajaran. Kondisi tersebut menuntut para guru untuk terus beradaptasi agar metode pendidikan tetap relevan dengan kebutuhan zaman.

Hal itu disampaikan Bupati Musi Banyuasin (Muba) H M Toha Tohet SH saat membuka Workshop Guru se-Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2026 bertema “Guru Adaptif, Pembelajaran Kreatif; Menjawab Tantangan Pendidikan di Era Digital” di Opproom Pemkab Muba, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan yang digelar Pemkab Muba melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bekerja sama dengan Sumatera Ekspres tersebut diikuti sekitar 850 guru SD dan SMP se-Kabupaten Muba.

“Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Cara peserta didik memperoleh informasi, berkomunikasi dan belajar sudah mengalami perubahan yang sangat cepat. Karena itu, guru juga harus terus beradaptasi,” kata Toha.

Menurutnya, kompetensi guru tidak cukup hanya dengan menguasai materi pelajaran. Guru juga harus mampu menghadirkan proses pembelajaran yang kreatif, inovatif, menyenangkan, serta sesuai dengan karakter dan kebutuhan peserta didik.

Toha berharap workshop tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dapat langsung diterapkan di lingkungan sekolah.

“Saya berharap workshop ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing. Apa yang diperoleh hari ini hendaknya juga dibagikan kepada rekan-rekan guru lainnya,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi antusiasme para guru yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran sekitar 850 pendidik menunjukkan tingginya semangat para guru untuk meningkatkan kompetensi sekaligus kualitas pembelajaran di Kabupaten Muba.

Namun, Toha mengingatkan agar pemanfaatan teknologi dalam pendidikan tetap diiringi penguatan karakter, etika dan budaya bangsa.

“Teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi tetap harus diimbangi dengan penanaman karakter, etika dan budaya bangsa,” tegasnya.

Dibekali Pemahaman Perlindungan Hukum

Workshop tersebut menghadirkan Widyaprada Ahli Utama Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Dr Nuril Furkan MPd MH MIKom.

Selain materi mengenai pembelajaran di era digital, peserta juga mendapatkan pemahaman terkait perlindungan hukum bagi guru yang disampaikan Kasat Binmas Polres Muba AKP Ade Nurdin SH dan Jaksa Fungsional Bidang Intelijen Kejari Muba Ary Anugrah Permana SH.

Toha menilai pemahaman aspek hukum penting bagi guru dalam menjalankan tugas profesionalnya.

“Guru dalam menjalankan tugasnya tentu menghadapi berbagai situasi dan tantangan. Dengan memahami aspek hukum, diharapkan guru dapat melaksanakan tugas secara profesional, tetap mengedepankan pendekatan edukatif, serta memahami batasan dan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba Yayan SE MM mengapresiasi kolaborasi Pemkab Muba dengan Sumatera Ekspres dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, kerja sama tersebut merupakan langkah positif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik di Kabupaten Muba.

“Ini merupakan kolaborasi positif antara insan pers dan Pemerintah Kabupaten Muba dalam merespons tantangan pendidikan di era digital. Semoga kerja sama seperti ini dapat terus dipelihara dan ditingkatkan,” katanya.

Manager Sumatera Ekspres Harianto mengatakan, workshop tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata bagi para guru dan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Muba yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga workshop ini memberikan manfaat besar bagi peningkatan kualitas guru dan pendidikan di Kabupaten Muba,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Setda Muba H Ardiansyah SE MM PhD CMA, Plt Kepala Dinas Kominfo Muba Daud Amri SH, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Universitas MDP Narisma Ayu, Kaprodi Sistem Informasi Universitas MDP Palembang Ahmad Farisi, Ketua PGRI Muba Muri, jajaran Korwil Disdikbud Muba, para kepala sekolah, serta guru SD dan SMP se-Kabupaten Muba.

M.Sanjaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *