Jelang Pemilihan Ketua Kerukunan Kei di Fakfak, Panitia Ajak Warga Kei Jaga Persatuan dan Semangat Ain Ni Ain, Mempererat Silaturahmi Bukan Memecah Persaudaraan

Keterangan foto: Ketua Panitia Pemilihan Kerukunan Suku Kei Kabupaten Fakfak, Andres A. Henan. (FOTO: IMRAN ALWI)

Reporter: Imran Alwi

PUKANEWS.COM, FAKFAK – Menjelang pelaksanaan pemilihan Ketua Kerukunan Suku Kei Kabupaten Fakfak, Papua Barat, yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Juli 2026 mendatang, panitia pelaksana mengajak seluruh masyarakat Kei untuk mengedepankan nilai persaudaraan, persatuan, dan semangat kekeluargaan demi menjaga keharmonisan organisasi.

Ketua Panitia Pemilihan Kerukunan Suku Kei Kabupaten Fakfak, Andres A. Henan, mengatakan bahwa proses pemilihan ketua bukan hanya agenda demokrasi organisasi untuk memilih pemimpin baru, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi dan memperkokoh nilai-nilai kebersamaan yang telah lama menjadi identitas masyarakat Kei.

Hal tersebut disampaikannya saat ditemui awak media ini di Sekretariat Panitia Pemilihan di Jalan KH Dewantara, Kompleks Kantor DPRK Fakfak, Minggu (12/7/2026).

Menurut Andi, perbedaan pilihan dalam sebuah proses demokrasi merupakan hal yang wajar. Namun, seluruh warga diharapkan dapat menyikapinya dengan penuh kedewasaan, saling menghormati, serta mengedepankan musyawarah dan rasa kekeluargaan.

“Siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin Kerukunan Suku Kei di Kabupaten Fakfak adalah pemimpin bagi seluruh masyarakat Kei. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga agar seluruh tahapan pemilihan berlangsung aman, damai, tertib, dan penuh rasa persaudaraan,” ujarnya.

Ia menegaskan, masyarakat Kei memiliki falsafah luhur Ain Ni Ain, yang mengandung makna bahwa seluruh orang Kei adalah satu keluarga besar yang wajib saling menjaga, menghormati, dan membantu dalam setiap keadaan. Nilai tersebut, menurutnya, harus tetap menjadi pedoman selama proses pemilihan berlangsung.

Andi berharap hasil pemilihan nantinya dapat diterima dengan lapang dada oleh seluruh pihak tanpa menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

“Sebagai Ketua Panitia, kami berharap jangan sampai perbedaan pilihan memutus tali persaudaraan yang telah terjalin selama ini. Mari kita jadikan pemilihan Ketua Kerukunan Suku Kei Fakfak sebagai momentum memperkuat persatuan, mempererat silaturahmi, serta membangun organisasi yang semakin solid demi kemajuan bersama,” katanya.

Panitia optimistis, dengan menjunjung tinggi semangat kebersamaan dan falsafah Ain Ni Ain, seluruh rangkaian pemilihan Ketua Kerukunan Suku Kei Kabupaten Fakfak dapat berlangsung secara demokratis, aman, damai, dan bermartabat, sekaligus menjadi teladan dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *