PukaNews.com, Indralaya Utara — (27 September 2026) Tim gabungan bergerak cepat melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Palem Raya, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sabtu (26/9/2026).
Kebakaran diketahui sekitar pukul 15.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Koramil 402-07/Indralaya bersama personel Yon TP 949/DR melaksanakan ground check ke lokasi sekaligus melakukan upaya pemadaman.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±3 hektare, dengan vegetasi yang terbakar berupa semak belukar dan purun. Hingga proses pemadaman selesai sekitar pukul 17.00 WIB, tim berhasil memadamkan api di area seluas ±2 hektare.
Dalam proses pemadaman, tim memanfaatkan sumber air dari mobil tangki serta mengerahkan sejumlah armada pemadam, yakni 1 mobil Damkar TNI, 1 mobil Polres OI, 1 mobil BNPB Provinsi, dan 1 mobil BPBD OI.
Berkat sinergi dan respons cepat seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dipadamkan. Namun, di lokasi masih ditemukan sisa asap sehingga petugas tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tidak terjadi penyalaan kembali.
Adapun titik lokasi kebakaran berada pada koordinat 3.198355° LS dan 104.688756° BT.
Danramil 402-07/Indralaya Lettu Kav Adam mengatakan, personel di lapangan terus melakukan upaya pemadaman dan pemantauan terhadap titik api guna mencegah api kembali meluas.
“Kami bersama seluruh unsur terkait langsung bergerak melakukan pengecekan dan pemadaman setelah menerima laporan adanya Karhutla. Pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan mengerahkan personel dan sarana yang tersedia. Setelah api padam, kami tetap melakukan pemantauan karena masih terdapat asap di beberapa titik,” ujar Lettu Kav Adam.
Ia menambahkan, sinergi dan kecepatan dalam penanganan Karhutla sangat diperlukan agar api tidak merambat ke area yang lebih luas, terutama pada lahan yang memiliki vegetasi mudah terbakar.
Kegiatan penanganan Karhutla tersebut melibatkan personel Koramil 402-07/Indralaya dan Yon TP 949/DR, serta didukung unsur Polres OI, BNPB Provinsi dan BPBD OI.
Tim gabungan selanjutnya melaksanakan pemantauan di lokasi untuk memastikan kondisi benar-benar aman dan tidak kembali muncul titik api.
Red














