Terima Tuntutan Aksi Honorer Non-Database, Amir Rumbouw: Kami Akan Tindaklanjuti Secara Serius

Ket foto : Ketua DPRK Kabupaten Fakfak, Amir Rumbouw

PUKANEWS.COM, FAKFAK — Ketua DPRK Fakfak, Amir Rumbouw dalam komitmennya ia menyatakan untuk segera dapat menindaklanjuti aspirasi dari ratusan tenaga Honorer Non-Database yang hari ini telah melakukan aksi unjukrasa yang bertempat dihalaman Gedung DPRD Kabupaten Fakfak, pada Senin, 14 April 2025, siang tadi.

Pernyataan ini disampaikan langsung Ketua DPRK Kabupaten Fakfak, Amir Rumbouw kepada awak media usai melakukan pertemuan terbuka bersama seluruh massa aksi diruang rapat DPRD Kabupaten Fakfak.

Massa Aksi Unjukrasa Honorer Non-Database di depan Gedung DPRD Fakfak

“Hari ini kami sudah melakukan tatap muka langsung atau audensi bersama semua Honorer Non-Database Pemda Fakfak yang mana pada hari ini telah melakukan aspirasi mereka melalui aksi damai di depan Gedung DPRD Fakfak,” ujar Amir Rumbouw.

Amir menambahkan, hari ini kami dari DPRD Fakfak menerima kehadiran para demonstran dengan baik. Kami juga menegaskan bahwa lembaga yang dipimpin kami ini terbuka untuk memperjuangkan aspirasi-aspirasi dari masyarakat, selama sesuai dengan aturan yang berlaku dan regulasi yang ada.

“Secara resmi, hari ini kami juga telah menerima tuntutan mereka. Rencananya pada hari Rabu siang tanggal 16 April 2025, nantinya kami akan kembali membahas hal ini secara serius. Untuk itu, harapan kami selaku Ketua DPRK Fakfak, kepada rekan-rekan media agar dapat membantu untuk menginformasikan perkembangan hasil pembahasan tersebut,” pintanya.

Adapun dalam aksi unjukrasa tersebut, massa Honorer Non-Database telah menyampaikan tiga poin utama dalam tuntutan mereka kepada Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Fakfak, tiga poin utama tersebut yakni :

1. Meminta Pemda Fakfak dan DPRD dapat mencari solusi untuk penyelamatan status Honorer Non-Database. 

2. Mendesak agar sebanyak 1.261 tenaga Honorer Non-Database segera diusulkan masuk kedalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN). 

3. Membentuk tim percepatan yang akan mengurus langsung ke BKN, dengan melibatkan perwakilan dari Honorer Non-Database.

Pantauan media ini dilapangan, bahwa aksi unjukrasa yang dilakukan menjadi penegas bahwa ribuan Honorer Non-Database di Kabupaten Fakfak, Papua Barat ini mereke tengah berada dalam keadaan situasi yang penuh ketidakpastian. Mereka berharap adanya langkah nyata dari Pemerintah Daerah Kabupaten dan juga DPRD Fakfak agar dapat memperjuangkan aspirasi mereka dan status mereka sampai ke tingkat pusat.

Penulis : Imran Alwi. Fuad

Exit mobile version