SaKA Minta Ketua DPRK Panggil Perusahaan Pabrik Kelapa Sawit

PukaNews.com, ACEH — Yayasan Supremasi Keadilan Aceh (SaKA) meminta Ketua DPRk Aceh Barat Daya untuk memanggil pihak perusahaan Pabrik Kepala Sawit (PKS) yang beroperasi di wilayah Hukum Abdya supaya ada komintmen bersama mengenai harga kelapa sawit supaya harga tanda buah segar (tbs) tidak dirugikan masyarakat.

“Kami meminta ketua DPRK untuk memanggil pihak pabrik kelapa sawit yang beroperasi di Abdya untuk membuat suatu komitmen mengai harga buah”. Ujar Khairul Azmi Kabid Hukum dan Ham Saka.

Dengan adanya suatu kesepakatan antara DPRK Abdya dengan pihak pabrik, maka akan terjadi suatu perjanjian yang menguntungkan petani sawit di Abdya.

Menurun investigasi kami dilapang untuk hari ini ada perbedaan harga beli antara agen pengumpul tbs dilapangan antara dua pabrik yang beroperasi di Abdya.

“Mont Jambe hari ini membeli kepada petani seharga Rp. 2.650, sedangkan Samira Makmur Sejahtera (SMS) Rp. 2.640”, tutur nya.

Maka perbedaan harga beli sekisar 10 rupiah tersebut sangat merugikan pihak petani di Abdya dengan adanyan perbedaan harga tbs.

“Ketua DPRK harus segera memanggil pihak parik, supaya harga tbs lebih stabil”. tambahnya.

Malah pabrik sawit diluar dari Abdya lebih mahal pembeliannya dari pada di Abdya seperti Raja Marga harga di pabrik mencapai Rp. 2.700 untuk hari ini.

Harapan kami ketika sudah ada suatu kesepakatan antara DPRK dengan pihak pabrik mengenai haraga tsb di Abdya semoga kedepan petani sawit lebih sejahtera.

“Setidaknya harga tbs di Abdya tidak merugikan pihak petani sawit Abdya umumnya khususnya kuala bate bahbahrot.”. Tutupnya.

[ Achmad ]

Exit mobile version