Rapat Paripurna DPRD Musi Banyuasin: H. Amri Andi. ST Soroti Kondisi Jalan Rusak di Jirak Jaya dan Sungai Keruh

Pukanews.com (Muba) – Dalam agenda Rapat Paripurna yang digelar di kantor DPRD Kabupaten Musi Banyuasin, Anggota DPRD H. Amri Andi.ST kembali menyuarakan aspirasi masyarakat terkait kondisi infrastruktur jalan yang memprihatinkan.

Dalam kesempatan tersebut, H. Amri Andi.ST secara khusus menyampaikan laporan kepada Ketua DPRD mengenai kondisi jalan di wilayah Kecamatan Jirak Jaya dan Kecamatan Sungai Keruh. Ia menegaskan bahwa perbaikan jalan di dua wilayah tersebut merupakan kebutuhan mendesak yang harus segera ditindaklanjuti.

“Tak henti-hentinya saya menyampaikan keluhan yang dirasakan masyarakat. Saya berharap Bapak Bupati beserta seluruh anggota DPRD dapat bersama-sama memikirkan solusi nyata untuk memperbaiki kondisi jalan di Kecamatan Jirak Jaya dan Sungai Keruh,” ujar H. Amri Andi.ST

Lebih lanjut, politisi ini menyadari tantangan yang dihadapi pemerintah daerah saat ini, terutama terkait adanya pemangkasan anggaran di berbagai sektor. Menurutnya, kondisi ini menjadi Pekerjaan Rumah (PR) besar bagi semua pihak untuk berpikir kreatif dalam mencari solusi.

“Mengingat saat ini terjadi pemangkasan anggaran di setiap daerah, tentunya ini menjadi PR kita bersama. Oleh karena itu, saya mengusulkan agar perusahaan-perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut dapat turut andil dan membantu pembangunan jalan,” tambahnya.

H. Amri Andi. ST menilai, keberadaan perusahaan-perusahaan, khususnya industri migas yang telah beroperasi selama puluhan tahun di wilayah tersebut, seharusnya memiliki tanggung jawab sosial untuk berpartisipasi aktif.

“Perusahaan migas ini sudah berjalan berpuluh-puluh tahun. Sudah sepantasnya mereka siap berpartisipasi menyelesaikan permasalahan jalan yang rusak parah di kecamatan tersebut demi kenyamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat,” pungkasnya.

Usulan ini pun menjadi sorotan penting dalam rapat guna mencari formulasi terbaik, mengingat keterbatasan anggaran daerah namun kebutuhan infrastruktur yang sangat mendesak.

M.Sanjaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *