“Perempuan Air dari Papua Perempuan Air dari Timur” Kalian tak Hanya Mendayung di Atas Permukaan Danau Kalian Mendayung Sejarah 

PUKANEWS.COM, PAPUA BARAT – Dibawah langit Jiangxi yang pagi itu berembun tenang, danau buatan Yaohu Internasional.Aquatic Sports Center memantulkan cahaya matahari seperti cermin yang menghampar, menyambut dua putri dari Timur . Nusantara . Herlin Aprilian Laly dan Sella Olce Monim.

Dengan tubuh berbalut otot yang ditempa waktu, keringat, dan tekad yang tak lapuk oleh hujan atau gentar oleh matahari, mereka berdiri ditepian perairan, memegang dayung seopah memegang takdir. Dari Papua Barat dan Papua, keduanya bukan sekedar atlet, mereka adalah simbol dari daya juang perempuan Indonesia yang lahir dari tanah yang jauh, tapi membawa harum nama bangsa hingga jantung Asia.

Lomba Pun dimulai. Pada nomor Women’s Cape Double 200 meter, mata dunia menyaksikan irama yang serasi darindua jiwa dalam satu Kano. Dayung mereka menari di atas air, bukan hanya dengan kekuatan, tapi juga dengan semangat keharmonisan. Dan ketika kuno itu menyentuh garis akhir, Indonesia meleset ke puncak. Emas pun tergenggam, bukan hanya dalam genggaman tangan mereka, tapi dalam denyut nadi seluruh anak negeri.

Tak lama bersejarah, di nomor Women’s Cape Double 500 meter, sekali lagi mereka meluncur, kali ini melawan bulan hanya lawan dari negara lain, tetapi juga letih,angin, dan arus dalam, Perunggu mereka bawa pulang, sebuah lambang kegigihan dan konsistensi.

Herlin dan Sella, dua nama yang kini abadi dalam catatan olahraga Asia. Namun dibalik medali, ada kisah kampung halaman yang jauh di ufuk timur sana. Ada ombak laut dan nyanyian ibu yang dulu mengantar tidur mereka dengan doa. Ada jalan jalan kecil yang penah mereka lewati, menenteng mimpi yang terlalu besar bagi pundak kecil mereka,”dulu.

Kini, mimpi itu telah menjelma emas dan perunggu. Ditengah genuru sorak Sorai, ada suara lembut yang mengalun dari hati rakyat Papua.

Sebab kalian bukan hanya membawa pulang medali, Kalian pulang membawa kebanggaan.

Perempuan Air dari Timur, kalian tak hanyaendayung di atas permukaan danau,,, Kalian Mendayung Sejarah.

 

Pukanews.com, Papua Barat 

Reporter Jefri Bernardus 

Kakorwil Papua Barat

Exit mobile version