Pengamat Olahraga Kota Lhokseumawe Kecam Pengprov PBVSI Aceh

ACEH, PUKANEWS.COM Pelaksanaan Prapora cabor bola voli 2025 diduga sarat muatan politis dan upaya menghancurkan semangat memajukan olahraga bola voli di Aceh, hal ini tergambar jelas dari SOMASI terhadap Pengprov PBVSI Aceh pimpinan Mawardi Ali yang dilayangkan oleh beberapa Pengcab PBVSI Kabupaten / kota ke KONI Aceh beberapa waktu yang lalu, hal itu adalah bentuk kekecewaan mereka terhadap Pengprov. PBVSI Aceh yang akan melaksanakan event Prapora Bola voli secara ilegal dan tidak transparan.

Pengamat olahraga Kota Lhokseumawen yang juga menjabat Sekum PBVSI Kota Lhokseumawe Agustiar menyayangkan sikap dari Pengprov PBVSI Aceh itu, hingga saat ini Pencab PBVSI Lhokseumawe belum menerima undangan dan edaran resmi tentang pelaksanaan Prapora dari Pengprov PBVSI Aceh, ini menandakan ada diskriminasi terhadap beberapa pengcab PBVSI Kabupaten / Kota utk ikut serta dalam Prapora 2025, bahkan dari undangan / edaran dan juknis pelaksanaan yang sudah diterima beberapa Kabupaten / Kota, terlihat adanya upaya sepihak untuk menghapus Wilcard kelolosan, tidak ada Raker degan Kabupaten / Kota dalam hal pelaksanaan Prapora 2025.

“Ini bentuk otoriter dan premanisme yang dapat menenggelamkan olah raga Bola voli di Aceh, ini tidak dapat dibiarkan dan KONI Aceh harus segera bertindak cepat agar bola voli Aceh dapat terselamatkan” tegas Agus.

Beberapa Pengcab pbvsi Kabupaten / kota masih menunggu ketegasan dan jawaban dari KONI Aceh selaku induk olahraga yang bisa menjaga marwah perbolavolian Aceh sebelum pelaksanaan Prapora 2025 dilaksanakan.

Penulis : Muhammad Ichsan 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *