Operasi Katarak Gratis di RSUD Fakfak Diserbu Warga, Pasien Akui Hemat Biaya Hingga Belasan Juta Rupiah

Reporter: Imran Alwi. Fuad

PUKANEWS.COM, FAKFAK – Program operasi Katarak dan Pterygium gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Fakfak mendapat sambutan antusias dari masyarakat, terutama warga lanjut usia (lansia), Rabu (1/7/2026).

Sejak pagi, puluhan pasien bersama anggota keluarga memadati kawasan Gedung KRIS RSUD Fakfak untuk mengikuti layanan kesehatan mata tersebut. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang datang lebih awal demi memperoleh pelayanan sesuai jadwal.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, pihak RSUD Fakfak menyiapkan empat tenda sebagai ruang tunggu bagi para pasien sebelum dipanggil berdasarkan nomor antrean. Pelayanan diprioritaskan bagi pasien operasi Katarak, kemudian dilanjutkan dengan tindakan operasi Pterygium.

Sebelum memasuki ruang operasi, seluruh pasien terlebih dahulu menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan guna memastikan kondisi mereka memenuhi syarat untuk dilakukan tindakan medis.

Salah seorang pasien, Muhammad Moi Iba (65), mengaku sangat bersyukur dapat mengikuti program operasi Katarak gratis tersebut. Menurutnya, layanan ini sangat membantu masyarakat karena biaya operasi Katarak tergolong mahal apabila dilakukan secara mandiri.

“Saya dan keluarga datang sejak pagi untuk mengikuti operasi Katarak gratis. Kalau operasi di luar daerah atau di klinik swasta, biayanya sangat mahal,” ujarnya.

Ia menceritakan, mata kirinya telah lama mengalami Katarak. Informasi mengenai program operasi gratis itu diperolehnya melalui media sosial pada Mei lalu. Setelah mengetahui adanya pendaftaran, ia segera mendaftarkan diri sebagai peserta.

“Alhamdulillah sekarang ada dokter spesialis yang datang, sehingga saya akhirnya bisa menjalani operasi,” katanya.

Muhammad menjelaskan, biaya operasi Katarak di klinik swasta dapat mencapai sekitar Rp7 juta untuk satu mata dan bahkan hingga Rp18 juta apabila kedua mata harus dioperasi. Belum termasuk biaya transportasi dan akomodasi apabila pasien harus dirujuk ke luar Kabupaten Fakfak.

“Kalau harus berobat ke luar daerah tentu ada biaya tiket, penginapan, dan kebutuhan lainnya. Program ini benar-benar sangat meringankan masyarakat,” tuturnya.

Atas terselenggaranya program tersebut, Muhammad turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Fakfak Samaun Dahlan dan Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik yang dinilainya telah menghadirkan layanan kesehatan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Program operasi Katarak dan Pterygium gratis ini merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Fakfak dengan Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung. Melalui kolaborasi tersebut, sejumlah dokter spesialis mata didatangkan ke Fakfak untuk memberikan pelayanan operasi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kehadiran program ini diharapkan mampu menekan angka gangguan penglihatan akibat Katarak dan Pterygium di Kabupaten Fakfak sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan mata yang berkualitas tanpa terbebani biaya operasi yang relatif tinggi. (*)

Exit mobile version