Pukanews.com, Timor Tengah Selatan – Hadirnya Cis Timor ini membawa nilai tambah bagi masyarakat Desa Meusin Kecamatan Boking, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tengara Timur.
Demikian disampaikan oleh Kepala Desa Meusin Paulus Silla kepada Tim Media pukanews.com di ruang kerjanya pada tanggal 24/11/2023.
Hadirnya Cis Timor di Desa Meusin ini sudah tiga tahun lamanya berawal dari tahun 2021 sampai 2023, itu kerja sama antara Desa Meusin dengan Cis Timor yang di dalamnya itu ada Tim Siaga Bencana Desa, dan selama ini pun ada beberapa kegiatan yang Cis Timor dampingi dan bagaimana Tim Siaga Bencana Desa mengatasi bencana.
Dan hari ini Cis Timor jalankannya adalah Pelatihan Pegolahan Paska Panen (kripik) bagi kelompok usaha pertanian, yang di dalamnya adalah bukan hanya pembuatan kripiknya saja namun ada cara-cara Pasaran jadi yang menjadi keuntugannya itu, hari ini dari Cis Timor ini memberikan beberapa alat dapur untuk pembuatan kripik yaitu: minyak goreng, Kompor, Tatcu dan mesin potong kripik, Cis Timor ini juga akan dampigi sampai Pasarannya, dan akan menjual atau pasarkan di Kota Kupang, Sementara kripik-kripik ini akan di buat di Desa Meosin tapi jualnya di Kota Kupang.
Saya selaku Kepala Desa Meusin mengapresiasi Cis Timor karena adanya Cis Timor ini membawa nilai tambah dan hal positif bagi kami maupun menguntungkan pemberdayaan masyarakat.
“Harapan Kades Meusin kedepanya ini dia jangan hanya sampai di sini saja tapi berkembang terus dan ketika Cis Timor ini tidak ada di sinipun kelompok-kelompok ini tetap berjalan dan berkembang terus”.
Diawancara terpisah ugkap Dance Falo selaku Project Officer, menyatakan selaku Tim Pelaksana Projek ini di Desa Meusin dan untuk sementara ini yaitu inti dari projek ini adalah masyarakat siap, tangkap dan respon terhadap bencan dan sementara ini saya membuat kegiatan pelatihan pengolahan paska panen (kripik) bagi kelompok usaha perempuan ini untuk mengatasi ketika ada bencana masyarakat tetap siap untuk mengatasi bencana apapun besarnya.
“Lanjutan” kegiatan ini pasti meghasilkan uang dan uang ini akan di pakai untuk mengatasi bencana dan kegiatan ini akan mengatasinya antara kelompok masing-masing dan di upayakan ada tabungan tersendiri dan akan mengatasi ketika ada bencana, kelompok mengatasi sendiri, mamfaatnya ketika ada bencana kita tidak perlu tunggu bantuan, namun pake tabungan itu untuk mengatasinnya “ungkap Pak Dance”.
(Jitron)
