PUKANEWS.COM, TELUK BINTUNI – Komandan Korem (Danrem) 182/Jazira Onim, Kolonel Inf. Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han., menghadiri pembukaan Pesparani Katolik IV Tingkat Provinsi Papua Barat yang berlangsung di Kabupaten Teluk Bintuni, Selasa (7/7/2026). Kehadiran Danrem menjadi bentuk dukungan TNI terhadap upaya memperkuat kerukunan umat beragama serta menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Papua Barat.
Pesparani Katolik IV secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, yang hadir mewakili Pemerintah Provinsi Papua Barat. Acara tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy, Wakil Bupati Teluk Bintuni Joko Lingara yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Pesparani Katolik IV Tingkat Provinsi Papua Barat, para tokoh agama, serta ratusan peserta dan pendamping dari berbagai kabupaten di Papua Barat.
Kehadiran berbagai unsur pemerintah, TNI, Polri, tokoh agama, dan masyarakat mencerminkan kuatnya sinergi dalam mendukung pelaksanaan Pesparani sebagai ajang yang tidak hanya menampilkan seni budaya dan pelayanan liturgi Gereja Katolik, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan serta memperkokoh nilai-nilai toleransi antarumat beragama.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Danrem 182/JO Kolonel Inf. Irwan Budiana menegaskan bahwa Pesparani Katolik IV memiliki makna strategis dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan penuh semangat kebersamaan.
“Pesparani Katolik IV menjadi ajang pengembangan seni budaya dan pelayanan liturgi Gereja Katolik sekaligus mempererat tali persaudaraan antarumat beragama. Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat serta mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang tetap kondusif selama pelaksanaan kegiatan di Kabupaten Teluk Bintuni,” ujarnya.
Menurut Danrem, keberagaman merupakan kekuatan yang harus terus dijaga melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, kegiatan keagamaan seperti Pesparani dinilai mampu menjadi ruang memperkuat persatuan, memperkokoh toleransi, serta menumbuhkan semangat saling menghormati di tengah kehidupan masyarakat Papua Barat yang majemuk.
Suasana pembukaan berlangsung meriah, tertib, dan penuh sukacita. Antusiasme peserta, pendamping, serta tamu undangan dari berbagai daerah menunjukkan tingginya semangat kebersamaan dalam menyukseskan Pesparani Katolik IV Tingkat Provinsi Papua Barat.
Melalui penyelenggaraan Pesparani Katolik IV, diharapkan nilai-nilai persaudaraan, toleransi, dan persatuan semakin mengakar di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan yang inklusif di Papua Barat.
(Rilis/Imran Alwi.Fuad)













