PUKA NEWS, KUPANG — 14 Juli 2025, Gabungan Mahasiswa Asal Sumba-Universitas Muhamadiyah Kupang (GAMAS-UMK), secara tegas menyuarakan deklarasi perdamaian sebagai bentuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kota Kupang.
Deklarasi ini menjadi ajakan moral kepada seluruh mahasiswa asal Sumba agar tetap menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan, menyikapi setiap perbedaan dengan bijak, serta menghindari segala bentuk provokasi dan tindakan yang merusak nama baik mahasiswa maupun daerah asal.
Mahasiswa adalah agen perubahan yang harus mencerminkan sikap intelektual, beradap dan bertanggung jawab dalam setiap tindakan.
GAMAS-UMK, melalui Ketua Umum Primus Wungo, menyampaikan pentingnya peran seluruh pihak-baik masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemerintah, maupun kelompok pemudah, dalam merawat perdamaian dan menjunjung tinggi nilai toleransi yang telah menjadi ciri khas masyarakat NTT.
“Kami mengajak semua pihak agar terlibat aktif dalam menjaga keharmonisan di Kota Kupang, situasi sosial yang stabil adalah fondasi utama dalam kemajuan daerah dan kesejahteraan bersama”
GAMAS-UMK juga menegaskan bahwa berbagai kejadian yang terjadi belakangan ini bukan representasi dari seluruh mahasiswa asal Sumba melainkan ulah Oknum-oknum tertentu. oleh karna itu masyarakat di harapkan tidak menggeneralisasi atau memberikan stigma negatif kepada seluruh mahasiswa asal Sumba.
Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat memahami bahwa kami mahasiswa asal Sumba, berkomitmen untuk menjaga keharmonisan, saling menghargai.dan membangun hubungan yang baik dengan semua pihak di Kota Kupang.
Reporter : Satry Alunat
