Berita  

Diduga Gelapkan Dana Pelanggan, Oknum Petugas PLN di TTS Disorot Usai Meteran Tak Terpasang 4 Tahun

PUKA NEWS, TIMOR TENGAH SELATAN  – Jhoni Beti, seorang warga Desa Meusin, Kecamatan Boking, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), mendesak pihak PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Soe untuk segera memasang meteran listrik yang telah ia pesan dan bayar lunas sejak 29 Juni 2021 lalu. Dana pembayaran tersebut diserahkan kepada seorang petugas PLN bernama Dominggus Metboki.

Jhoni Beti mengungkapkan kekecewaan mendalamnya karena penantiannya selama empat tahun tidak membuahkan hasil. Ia menyebut, Dominggus Metboki tidak pernah menepati janji pemasangan, bahkan kini sulit dihubungi.

“Saya sangat kecewa dengan Dominggus Metboki. Saya sudah lama menunggu meteran listrik itu, namun tidak pernah muncul, meski telah dijanjikan. Yang lebih parah, dia sudah memblokir nomor WhatsApp saya. Ketika ditelepon pun tidak diangkat, bahkan saat saya minta tolong orang lain yang menelepon, dia selalu beralasan kabel atau pipa belum tersedia, hingga hari ini, Sabtu 12 Juli 2025,” ujar Jhoni Beti dengan nada sedih.

Jhoni menceritakan, transaksi pembayaran dilakukan saat Dominggus Metboki masih bertugas di wilayah Boking dan sering memasang meteran di sekitar desa. “Waktu itu Dominggus Metboki biasa pasang meteran di sekitar sini. Lalu saya mau pasang, saya tahan dia langsung dan kami proses. Saya bayar lunas memang, namun sampai saat ini sudah empat tahun meteran belum juga terpasang,” jelas Jhoni.

Ia merinci, pembayaran sebesar Rp 2.500.000 (dua juta lima ratus ribu rupiah) untuk daya 900 VA diserahkan di rumah anaknya, Ricon Beti. “Saya bayar lunas, namun sudah empat tahun saya tidak melihat lagi Dominggus Metboki ini hingga hari ini. Dan yang lebih parahnya, nomor telepon saya sudah diblokir,” tambahnya.

Sebelumnya, Jhoni Beti juga pernah meminta bantuan beberapa wartawan pada tahun lalu, namun janji untuk segera memasang meteran tidak pernah terealisasi. “Saya minta tolong bantu saya. Kalau Dominggus Metboki ini tidak mau pasang, kembalikan saja uang saya. Itu uang saya dapatkan dari hasil usaha mati-matian karena saya seorang petani,” pinta Jhoni.

Wartawan Media Pukanews.com berhasil mengonfirmasi Dominggus Metboki pada Minggu (13/7/2025) melalui sambungan WhatsApp. Dominggus Metboki mengakui bahwa dirinya memang menerima uang dari pelanggan bernama Jhoni Beti. Melalui pesan singkat WhatsApp-nya, Dominggus membalas, “Siap Bapa nanti bapa kalau di Boking saya minta untuk bantu foto kasih saya Rumah dan foto selfi bapa Beti karena harus kirim.”

Namun, ketika wartawan kembali bertanya mengapa uang tersebut belum diproses atau meteran belum terpasang selama ini, Dominggus Metboki tidak memberikan balasan hingga berita ini diterbitkan. Pihak PLN UP3 Soe diharapkan dapat segera menindaklanjuti keluhan pelanggan ini.

Reporter : Jitron

Exit mobile version