Bocah Tenggelam di Sungai Selamat Datang Timika, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Keterangan Foto: Tim SAR sedang melakukan penyisiran di sepanjang sungai

Bocah Tenggelam di Sungai Selamat Datang Timika, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

PUKANEWS.COM, PAPUA — Upaya pencarian terhadap Merida (3), yang diduga menjadi korban tenggelam di Sungai Selamat Datang, SP2 Timika, pada hari kedua masih belum membuahkan hasil.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna, melalui Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga SAR Timika, Charles Y. Batlajery, menyampaikan bahwa pada hari kedua pencarian, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari unsur SAR, masyarakat setempat, serta keluarga korban, telah melakukan penyisiran intensif di lokasi yang diduga sebagai tempat keberadaan korban.

“Penyisiran difokuskan pada area-area yang dicurigai berdasarkan informasi awal dan hasil koordinasi di lapangan. Kehadiran masyarakat dan keluarga korban sangat membantu dalam mempersempit area pencarian,” ujar Charles.

Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika juga mengerahkan drone thermal untuk melakukan penyisiran dan pengamatan di area-area yang sulit diakses oleh tim pejalan kaki.

“Meski berbagai upaya telah dilakukan oleh tim SAR gabungan, hasil yang diharapkan belum juga tercapai,” ujar Charles dalam keterangan tertulis, Kamis sore, (27/4/2025).

“Selain itu, tim SAR gabungan menghadapi kendala karena Kali Selamat Datang SP 2 mengalami banjir akibat hujan deras yang mengguyur sejak malam hingga pagi hari, sehingga tim Rescue tidak dapat melakukan penyelaman,” tambahnya.

Charles mengatakan bahwa pencarian direncanakan akan kembali dilanjutkan esok pagi sesuai jadwal operasi SAR hari ketiga.

Peristiwa tersebut terjadi di Kali Selamat Datang sekitar pukul 16.00 WIT, pada Rabu, 16 April 2025.

Seorang perempuan bernama Jera melaporkan kejadian ini ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika pada sore harinya.

Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Timika, Charles Y. Batlajery, mewakili Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna, menyampaikan bahwa laporan tersebut diterima melalui sambungan telepon dari pihak pelapor.

Menurut laporan, saat itu korban sedang berenang bersama saudaranya di Kali Selamat Datang SP2. Namun, ketika saudaranya meninggalkan korban dan kembali ke lokasi, korban sudah tidak terlihat lagi.

Charles menjelaskan dalam keterangan tertulisnya bahwa, “Keluarga korban bersama warga sekitar telah melakukan pencarian di lokasi kejadian, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil,” jelasnya.

Setelah menerima laporan tersebut, tim Rescue segera diberangkatkan ke lokasi kejadian dengan membawa peralatan selam dan Aqua Eye (alat deteksi bawah air) untuk melakukan upaya pencarian.

Meski telah dibantu oleh warga setempat, upaya pencarian korban hingga pukul 18.30 WIT belum membuahkan hasil.

 

Penulis : Imran Alwi Fuad

Exit mobile version