Berita  

Beroperasinya Mega Proyek Tangguh Ubadari Dongkrak Pendapatan Daerah Fakfak

Reporter : Imran Alwi. Fuad

PUKANEWS.COM, FAKFAK, PAPUA BARAT — Mega proyek gas bumi Tangguh Ubadari di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, resmi mulai beroperasi, membawa harapan baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Proyek ini menjadi sorotan nasional karena menggunakan teknologi mutakhir Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS) serta Compression (UCC), yang untuk pertama kalinya diterapkan di wilayah Blok Ubadari.

Proyek ini menyerap investasi besar, mencapai sekitar USD 3 miliar atau setara dengan Rp 75 triliun, dan menjadi bagian dari upaya Pemerintah Indonesia dalam meningkatkan ketahanan energi nasional sekaligus mendorong pengembangan teknologi rendah karbon di sektor energi.

Mengutip data dari laman industry.co.id, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) telah aktif mendorong penggunaan barang dan jasa dalam negeri dalam pelaksanaan proyek-proyek hulu migas.

Upaya ini diharapkan memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian nasional dan daerah.

Dampak Ekonomi dan Sosial

Bagi Kabupaten Fakfak, keberadaan industri hulu migas bukan hanya meningkatkan dana bagi hasil migas dan participating interest yang masuk ke kas daerah, tetapi juga membuka peluang luas bagi pelaku usaha lokal.

Dari pengembangan sektor UMKM, keterlibatan industri kreatif, hingga penyediaan barang dan jasa, masyarakat turut merasakan manfaat dari geliat ekonomi yang ditimbulkan oleh proyek ini.

Pemerintah Kabupaten Fakfak, di bawah kepemimpinan Bupati Samaun Dahlan, dinilai memiliki kapabilitas manajerial dan semangat kewirausahaan untuk memaksimalkan manfaat proyek ini bagi masyarakat.

Pemerintah daerah pun berkomitmen mempersiapkan pelaku ekonomi lokal agar mampu beradaptasi dan berkolaborasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi baru di Fakfak.

“Semoga ini menjadi momentum bangkitnya ekonomi Fakfak melalui keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat,” ujar Bupati Samaun.

Exit mobile version