PUKANEWS.COM, PAGAR ALAM – Polres Pagar Alam terus mendorong peningkatan kapasitas personel dalam menghadapi perkembangan teknologi digital. Salah satunya melalui pelatihan Training of Trainers (TOT) “Paham AI” yang digelar di Aula Wirasatya 96 Polres Pagar Alam, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut diikuti personel Polres Pagar Alam dan dipimpin langsung oleh Wakapolres Pagar Alam Kompol M. Roy Zulisrin, S.H., M.H.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman sekaligus keterampilan personel dalam memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) secara tepat, produktif, aman, dan bertanggung jawab untuk menunjang pelaksanaan tugas kepolisian.
Dalam pelaksanaannya, peserta diberikan pemahaman mengenai dasar-dasar AI, perkembangan teknologi kecerdasan buatan, serta teknik prompt engineering. Tidak hanya teori, personel juga diajak mengikuti praktik langsung menggunakan sejumlah platform AI untuk menghasilkan berbagai materi komunikasi kreatif.
Salah satu praktik yang dilakukan yakni pembuatan flyer bertema keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Materi yang dibuat antara lain terkait pencegahan bullying, tertib berlalu lintas, serta literasi dan pencegahan penyebaran informasi palsu atau hoaks.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Para personel didorong untuk memahami cara kerja AI sekaligus mampu mengaplikasikannya secara langsung dalam mendukung pekerjaan sehari-hari, khususnya dalam penyampaian informasi dan edukasi kepada masyarakat.
Wakapolres Pagar Alam Kompol M. Roy Zulisrin, S.H., M.H., menegaskan bahwa perkembangan AI harus diikuti dengan kesiapan dan kebijaksanaan dalam penggunaannya.
“AI bukan untuk menggantikan peran manusia, tetapi menjadi alat bantu untuk meningkatkan efektivitas dan kreativitas dalam melaksanakan tugas. Yang terpenting adalah digunakan secara bertanggung jawab dan tetap memperhatikan etika serta keamanan informasi,” ujarnya.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi harus tetap disertai dengan pemahaman terhadap batasan, etika, serta keamanan informasi agar penggunaannya benar-benar memberikan manfaat bagi pelaksanaan tugas kepolisian.
Melalui kegiatan TOT tersebut, Polres Pagar Alam diharapkan mampu mencetak personel yang tidak hanya memahami teknologi AI, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mentransfer pengetahuan tersebut kepada personel lainnya maupun masyarakat.
Ke depan, para peserta yang telah mendapatkan pembekalan diharapkan dapat berperan sebagai trainer dalam memberikan edukasi mengenai pemanfaatan AI, termasuk kepada kalangan pelajar melalui kegiatan sosialisasi di sekolah.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Polres Pagar Alam dalam membangun sumber daya manusia Polri yang adaptif, kreatif, dan melek teknologi, sekaligus memastikan perkembangan kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan secara positif untuk mendukung pelayanan dan tugas kepolisian di tengah masyarakat.
Rudi Yanto














