Berita  

Tantangan Pengangguran di Fakfak: Tokoh Adat dan Mantan Bupati Bersinergi Dorong Investasi

FAKFAK, PUKANEWS.COM Tokoh Adat Raja Ati-Ati, Jou Zainal Abidin Bay, menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan politik dari Ketua DPC Gerindra Fakfak, yang juga mantan Bupati Fakfak, Untung Tamsil. Melalui Fraksi Gerindra Kebangkitan Nurani Rakyat, Untung Tamsil mendukung penuh upaya Pemerintah Daerah Fakfak untuk mempercepat investasi sebagai solusi menekan angka pengangguran.

Menurut Zainal, dukungan politik ini merupakan sinergi yang sangat positif dalam membangun Fakfak.

Zainal mengungkapkan bahwa tren angka pengangguran di Fakfak cenderung meningkat, meskipun ia tidak memiliki data pasti kenaikan tahunan. Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja yang mengutip BPS, pada tahun 2024 saja, jumlah pengangguran berstatus sarjana dan diploma di Fakfak mencapai 401 orang. Angka ini belum termasuk lulusan dari perguruan tinggi di luar daerah yang kembali ke Fakfak.

Lebih lanjut, data BPS juga menunjukkan bahwa 9.836 orang usia kerja di Fakfak merasa sulit mendapatkan pekerjaan. Kondisi ini diperparah dengan kebijakan efisiensi pemerintah pusat yang dikhawatirkan dapat memicu lonjakan angka pengangguran, termasuk fenomena pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Itu artinya angka pengangguran Fakfak saat ini tinggi sekali,” tegas Jou Zainal.

Zainal menambahkan bahwa percepatan investasi selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Fakfak Tahun 2025-2030, yang salah satu misinya adalah menciptakan iklim investasi yang sehat.

Ia menjelaskan, RPJMD Fakfak memiliki enam misi utama yang menjadi panduan pembangunan. Poin kedua, “Mendorong kemandirian ekonomi melalui optimalisasi sumber daya alam dan penciptaan iklim investasi yang sehat,” akan menjadi kunci penting dalam menciptakan lapangan kerja, khususnya di sektor padat karya, pertanian, pariwisata, dan industri mikro.

“Enam misi utama ini akan menjadi panduan pembangunan pemerintah ‘Santun’ dalam menjawab masalah pengangguran dan lapangan kerja di Fakfak,” ujar Zainal.

Zainal menekankan bahwa pengangguran adalah masalah serius yang berimplikasi pada hilangnya pendapatan, rendahnya produktivitas, dan meningkatnya kemiskinan. Ia pun mengajak semua pihak untuk berkolaborasi.

“Ayo bergandengan tangan membangun Fakfak,” tutupnya.

 

Reporrer Jefri Bernardus

Exit mobile version