Reporter: Imran Alwi. Fuad
PukaNews.com, FAKFAK, PAPUA BARAT — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Fakfak terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Upaya tersebut ditandai dengan agenda strategis Direktur RSUD Fakfak, Farid Fauzan Mahubessy, S.Kep., M.A.R.S., yang dijadwalkan bertolak ke Jakarta untuk menghadiri kegiatan nasional yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).
Kehadiran Farid di Jakarta merupakan tindak lanjut atas undangan resmi Kemenkes RI dalam agenda Sosialisasi Persiapan Akselerasi Akreditasi Lembaga Pelatihan Bidang Kesehatan yang akan digelar pada hari ini, Senin 25 Mei 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah pusat dalam mendorong percepatan standardisasi dan peningkatan mutu lembaga pelatihan kesehatan di Indonesia. Dalam proses tersebut, RSUD Fakfak dinilai memiliki kesiapan untuk terlibat aktif dalam penguatan kualitas sumber daya manusia bidang kesehatan.
Selain menghadiri agenda kementerian, kunjungan kerja Direktur RSUD Fakfak ke Jakarta juga akan diisi dengan partisipasinya dalam program talkshow di studio CNN Indonesia.
Farid mengatakan kesempatan tersebut akan dimanfaatkan sebagai ruang untuk memperkenalkan berbagai potensi, inovasi, serta tantangan pembangunan sektor kesehatan di wilayah Indonesia Timur, khususnya Kabupaten Fakfak.
“Undangan dari Kementerian Kesehatan terkait akselerasi akreditasi merupakan langkah penting dalam penguatan kualitas SDM kesehatan ke depan. Sementara kesempatan berdiskusi di CNN Indonesia akan menjadi ruang strategis untuk menyampaikan dinamika pembangunan kesehatan daerah agar mendapat perhatian serta sinergi yang lebih luas di tingkat nasional,” kata Farid.
Melalui forum berskala nasional tersebut, RSUD Fakfak diharapkan dapat berbagi perspektif mengenai penguatan fasilitas layanan kesehatan, kesiapan akreditasi, hingga upaya peningkatan pelayanan yang lebih optimal bagi masyarakat.
Langkah yang dilakukan manajemen RSUD Fakfak tersebut juga dipandang sebagai bagian dari upaya mendorong transformasi sektor kesehatan daerah melalui penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan publikasi yang bersifat edukatif. (*)













