Reporter: Imran Alwi
FAKFAK, PUKANEWS.COM – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XI Tingkat Kabupaten Fakfak resmi dibuka Bupati Samaun Dahlan di Kampung Kotam, Distrik Fakfak Timur Tengah, Rabu (1/10/2025) malam. Perhelatan ini berlangsung meriah dengan dentuman tifa, lantunan ayat suci, serta kehadiran ratusan kafilah dari berbagai distrik.
Dalam sambutannya, Bupati Samaun menegaskan bahwa Al-Qur’an tidak sekadar dibaca dalam lomba, tetapi harus menjadi pedoman hidup untuk membangun kedamaian, toleransi, dan persatuan di tengah masyarakat Fakfak yang majemuk.
“Al-Qur’an adalah warisan Nabi Muhammad SAW. Ia bukan hanya dilombakan, tapi dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dari sinilah lahir peradaban, harmoni, dan kemajuan,” ujar Samaun.
Bupati juga mengapresiasi kehadiran lintas agama dalam pembukaan MTQ. Menurutnya, MTQ bukan hanya milik umat Islam, melainkan perayaan kebudayaan, persaudaraan, dan keberagaman Fakfak.
MTQ XI mempertandingkan cabang tilawah, tahfidz, hingga syarhil Qur’an. Samaun meminta LPTQ Fakfak membina qari dan qari’ah lokal serta menjanjikan penghargaan bagi peserta yang berprestasi hingga ke tingkat provinsi maupun nasional.
Ia juga berpesan agar Dewan Hakim menjaga profesionalisme. “Nilailah berdasarkan penampilan, bukan siapa yang tampil. MTQ harus menjunjung sportivitas dan objektivitas,” tegasnya.
Pembukaan turut dihadiri Sekda Papua Barat Ali Baham Temongmere, jajaran Forkopimda, tokoh agama, dan ribuan warga. Acara akan berlangsung hingga 4 Oktober 2025 di Kampung Kotam.
MTQ XI Fakfak bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang pertemuan, pembelajaran, sekaligus perenungan. Dari lantunan ayat suci, masyarakat Fakfak diharapkan semakin meneguhkan semangat toleransi “satu tungku tiga batu” yang menjadi identitas bersama. (*)
