Reporter: Imran Alwi. Fuad
PukaNews.com, FAKFAK — Aksi penipuan dengan modus mencatut identitas pejabat publik kembali terjadi di Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Kali ini, nama Kepala Distrik Kayauni, Stepanus Wagab, digunakan oleh orang tidak dikenal (OTK) untuk melancarkan aksi penipuan melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp.
Berdasarkan tangkapan layar pesan yang beredar di masyarakat, pelaku menggunakan nomor telepon 0838-3146-2868 dan menghubungi sejumlah pihak, termasuk Bendahara Distrik Kayauni, dengan mengaku sebagai Kepala Distrik Kayauni.
Dalam pesan tersebut, pelaku berupaya meyakinkan calon korbannya dengan memperkenalkan diri menggunakan identitas palsu.
Sore Bendahara, ini WA baru saya, Kadistrik Kayauni Stepanus Wagab,” tulis pelaku dalam pesan tersebut.
Menanggapi beredarnya nomor yang mengatasnamakan dirinya, Kepala Distrik Kayauni Stepanus Wagab menegaskan bahwa nomor tersebut bukan nomor pribadinya.
Ia menyatakan hanya menggunakan satu nomor aktif dan meminta masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap nomor baru yang menghubungi dengan mengatasnamakan dirinya.
“Pemberitahuan kepada semua pihak, apabila nomor tersebut menghubungi saudara dan meminta sesuatu, jangan ditanggapi karena itu bukan nomor saya, melainkan murni penipuan,” kata Stepanus, Minggu (24/5/2026).
Ia juga mengimbau seluruh staf distrik, aparat kampung, serta masyarakat agar selalu melakukan verifikasi atau konfirmasi ulang apabila menerima pesan mencurigakan, terutama yang berkaitan dengan permintaan uang, bantuan, maupun kepentingan tertentu yang mengatasnamakan pejabat pemerintahan.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi agar masyarakat tidak menjadi korban tindakan penipuan yang memanfaatkan identitas pejabat publik untuk memperoleh keuntungan pribadi.
Hingga berita ini diterbitkan, informasi terkait dugaan pencatutan identitas tersebut terus disebarluaskan sebagai bentuk peringatan dini kepada masyarakat. (*)
