Menumbuhkan Cinta pada Literasi, Pemerintah Kabupaten Banyuasin Adakan Lomba Perpustakaan Desa

PANGKALAN BALAI, PUKANEWS.COM Dalam rangka menumbuhkan rasa cinta pada Perpustakaan, Pemerintah Banyuasin mengadakan lomba perpustakaan desa terbaik melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuasin.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Sekda Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU, Asean, Eng di Gedung Perpustakaan Layanan Umum Kabupaten Banyuasin, Kamis (11/12).

Dari 29 Desa telah dipilih 10 desa terbaik yang kemudian akan dikerucutkan menjadi 6 Desa terbaik. 10 Desa tersebut adalah :

1. Desa Kenten laut

2. Desa Karang anyar

3. Selat penuguan

4. Desa Tanjung Beringin

5. Desa sumber mulyo, pulau rimau

6. Desa Pelajau Ilir

7. Desa Purwosari, Sembawa

8. Desa sidomulyo, air kumbang

9. Kecamatan sumber marga telang

10. Desa Lalang Sembawa, Kec. Sembawa

Adapun juri yang melakukan penilaian 10 Desa ialah :

1. Kusmawati dari Kampung Dongeng

2. Nila Suyanti, SPd. M.Pd dari SMA N 3 BA III

3. Amir Sutisna dari Dinas Perpustakaan prov. Sumsel

4. Sri Yusmaenawati dari S.Pd., M.Pd SMA N 2 Plus BA III

5. Rismawati, S.Pd dari SMA N 4 BA III.

Sekda Erwin memberikan masukkan kepada juri tentang hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penilaian.

“Saya menyerahkan penilaian ini kepada juri-juri. Hanya saja, tolong diperhatikan 3 hal ini. Yang pertama, Fisik menarik / warna cerah ( tidak gelap) dan halamannya menarik, yang kedua, fasilitas lengkap sehingga menarik pembaca untuk datang ( AC, Internet, Toilet, Musholla, dan juga kantin), yang ketiga, isinya. Buku- buku haruslah menarik dan interaktif ( buku yang lebih banyak infografisnya daripada narasi) karena anak- anak suka melihat gambar daripada tulisan”, ujarnya.

Kepala Bidang Pembinaan Perpustakaan, Dr. Sadiman, M.Pd, mengatakan bahwa penilaian berdasarkan foto, video dan dokumen-dokumen yang telah dikumpulkan dari 10 desa tersebut.

“Agar waktunya lebih efektif daripada mendatangi kesepuluh sekolah. Pemenang akan diumumkan pada hari terakhir Festival Literasi. Lomba ini juga agar kita tidak kesulitan untuk mengajukan peserta lomba Nasional. Diharapkan menjadi ajang perubahan, sengaja diadakan di perpustakaan agar meningkatkan kunjungan,” pungkasnya.

Reporter : Yokin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *