Berita  

KPKM-RI dan Disdik Pematangsiantar Siapkan Seminar Antinarkoba, Dorong Gerakan Nyata Selamatkan Generasi

PUKANEWS.COM, PEMATANGSIANTAR — Kongres Pemberantasan Korupsi Manipulatif Rakyat Indonesia (KPKM-RI) melakukan audiensi dengan Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar untuk membangun kolaborasi dalam penguatan pendidikan karakter dan pencegahan narkoba di kalangan pelajar.

Audiensi tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar, Syaiful Rizal, S.STP.

Dalam pertemuan tersebut, KPKM-RI menyampaikan rencana pelaksanaan seminar antinarkoba bagi pelajar SMP se-Kota Pematangsiantar. Program ini mengusung semangat “Selamatkan Generasi, Putus Mata Rantai Narkoba, Wujudkan Pelajar Pematangsiantar Berprestasi, Berkarakter, dan Bersih dari Narkoba.”

Selain membahas program antinarkoba, pertemuan juga membicarakan berbagai persoalan dan program pendidikan di Kota Pematangsiantar, termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia serta sarana dan prasarana pendidikan.

Syaiful Rizal, yang baru sekitar dua bulan menjalankan amanah sebagai Kepala Dinas Pendidikan, menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak.

Khusus terhadap rencana seminar antinarkoba, ia memberikan pesan agar kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai seremoni.

Menurutnya, kegiatan harus benar-benar memberikan dampak positif bagi peserta didik. Materi yang diberikan harus dapat dipahami, dirasakan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga ikut membentuk karakter serta mendorong prestasi siswa.

Ia juga meminta agar konsep seminar dibuat menarik bagi kalangan pelajar SMP. Narasumber, materi dan metode penyampaian harus mampu mengikuti karakter anak-anak sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima secara lebih dekat dan sederhana.

“Yang kita harapkan bukan hanya kegiatan selesai, tetapi ada nilai yang dibawa anak-anak setelah mengikuti kegiatan,” menjadi salah satu pesan penting dalam audiensi tersebut.

Karena itu, KPKM-RI dan Dinas Pendidikan melihat perlunya kolaborasi lebih luas dengan berbagai pihak, khususnya BNN Pematangsiantar dan MKKS, agar program dapat disusun secara matang dan memiliki keberlanjutan.

Dalam rangkaian seminar nantinya, KPKM-RI juga merencanakan kampanye antinarkoba yang melibatkan para pelajar.

Pesan yang akan dibangun adalah: “BERANTAS NARKOBA, SELAMATKAN GENERASI BANGSA.”

Kampanye tersebut diharapkan menjadi bentuk keberanian pelajar untuk menyatakan sikap menolak narkoba sekaligus memberikan dukungan moral kepada pihak-pihak yang selama ini berada di garis depan dalam pemberantasan narkoba.

Kampanye juga direncanakan diarahkan untuk membangun sinergi dengan BNN Pematangsiantar dan Polres Pematangsiantar, tentunya melalui koordinasi dan mekanisme yang disepakati bersama.

Ketua Umum KPKM-RI Hunter D. Samosir mengatakan bahwa pihaknya ingin seminar tersebut menjadi awal dari sebuah gerakan.

“Anak-anak jangan hanya menjadi peserta seminar. Mereka harus menjadi bagian dari gerakan. Karena ketika kita memberantas narkoba, sesungguhnya kita sedang menyelamatkan generasi bangsa,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut audiensi, dalam waktu dekat Kepala Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar akan mengagendakan pertemuan bersama MKKS, BNN Pematangsiantar dan KPKM-RI untuk mematangkan konsep serta kebutuhan kegiatan.

Pertemuan tersebut akan menjadi ruang untuk membahas teknis pelaksanaan, materi, narasumber, keterlibatan sekolah serta bentuk kampanye yang paling tepat bagi pelajar SMP.

Dengan kolaborasi tersebut, seminar diharapkan tidak hanya menjadi agenda satu hari, tetapi dapat berkembang menjadi gerakan pendidikan antinarkoba yang berkelanjutan.

Bagi KPKM-RI, menjaga generasi muda bukan hanya tentang menjauhkan mereka dari narkoba, tetapi juga membangun karakter, keberanian, prestasi dan masa depan yang lebih baik.

Seminar boleh selesai dalam sehari. Namun nilai dan gerakannya harus terus hidup di sekolah dan di tengah kehidupan para pelajar.

Selamatkan Generasi. Putus Mata Rantai Narkoba.

Laporan S Hadi Purba Tambak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *