Berita, TNI  

Korem 182/JO Gelar Apel Siaga Perkuat Kesiapsiagaan PRCPB Hadapi Potensi Bencana dan Tegaskan Kesiapan Hadapi Ancaman Alam di Papua Barat

Antisipasi Bencana Alam, Komandan Korem 182/JO Cek Kesiapan Pasukan Reaksi Cepat di Fakfak (FOTO: ISTIMEWA/PENREM 182 JAZIRAH ONIM)

FAKFAK, PAPUA BARAT, PUKANEWS Komando Resor Militer (Korem) 182/JO menggelar Apel Gelar Antisipasi Siaga Kontijensi Bencana Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam di wilayah Provinsi Papua Barat, khususnya Kabupaten Fakfak.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ma’ruf Amin, jalan Dr. Salasa Namudat, Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat, Selasa (6/1/2025), dan dipimpin langsung oleh Komandan Korem 182/JO Kolonel Inf Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han.

Apel gelar diikuti oleh jajaran prajurit Korem 182/JO, unsur TNI–Polri, serta instansi terkait penanggulangan bencana, di antaranya BNPB/BPBD, BMKG, Basarnas, Palang Merah Indonesia (PMI), serta Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Fakfak.

Dalam amanatnya, Kolonel Inf Irwan Budiana menegaskan bahwa Papua Barat merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi, mulai dari gempa bumi, banjir, tanah longsor, tsunami, hingga cuaca ekstrem. Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut kesiapan seluruh unsur agar mampu merespons secara cepat dan tepat ketika bencana terjadi.

“Apel gelar ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personel, materiil, perlengkapan, serta sarana dan prasarana pendukung. Dengan kesiapan tersebut, apabila terjadi bencana, satuan dapat segera digerakkan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujar Danrem.

Ia menegaskan, melalui pembentukan dan kesiapan PRCPB, TNI menunjukkan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjalankan tugas pertahanan negara, tetapi juga dalam misi kemanusiaan, khususnya membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.

Selain itu, apel gelar ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan koordinasi lintas sektor antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dalam upaya penanggulangan bencana yang terpadu dan berkelanjutan.

Danrem 182/JO juga menekankan kepada seluruh prajurit yang tergabung dalam PRCPB agar senantiasa menjaga koordinasi yang solid dengan seluruh stakeholder terkait, bertindak profesional di lapangan, serta mematuhi prosedur tetap yang berlaku.

“Kehadiran TNI di tengah masyarakat yang tertimpa musibah bukan hanya membawa bantuan fisik, tetapi juga menghadirkan harapan dan semangat bagi masyarakat untuk bangkit kembali,” katanya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesiapsiagaan dan kemampuan seluruh unsur penanggulangan bencana di Papua Barat semakin meningkat, sehingga penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, efektif, dan optimal demi keselamatan serta kesejahteraan masyarakat. (ALWI)

Exit mobile version