Reporter: Imran Alwi
FAKFAK, PUKANEWS.COM – Kekecewaan muncul dari masyarakat Teluk Patipi setelah tidak ada satu pun mahasiswa asal distrik tersebut yang menerima beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADiK). Kepala Kampung Sum, Penehas Kaninggai, mendesak Plt. Kepala Dinas Pendidikan untuk lebih serius memperhatikan pemerataan akses beasiswa.
Menurut Penehas, kondisi ini mencerminkan lemahnya perhatian pemerintah terhadap akses pendidikan di wilayah pesisir.
“Tidak ada anak-anak asli Teluk Patipi yang memperoleh Beasiswa ADiK tahun ini,” ujarnya kepada sejumlah wartawan ketika diwawancarai usai menghadiri audiensi bersama DPRK Fakfak di Gedung DPRK, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Senin (29/9/2025).
Ia menegaskan, program beasiswa afirmasi seharusnya menjadi instrumen penting untuk mendukung pendidikan anak-anak Papua. Namun, sejak beberapa tahun terakhir penerima dari Distrik Teluk Patipi terus menurun hingga kini sama sekali tak ada satupun anak-anak Mahasiswa kami dari Teluk Patipi menerimanya alias nihil.
“Kami berharap mulai 2026, mahasiswa asli Teluk Patipi bisa kembali memperoleh Beasiswa ADiK. Aspirasi ini sudah kami sampaikan ke DPRK Fakfak agar diperjuangkan, karena menyangkut hak pendidikan anak-anak Papua,” tegasnya.
Sebelumnya, aspirasi serupa juga telah disampaikan 13 kepala kampung se-Distrik Teluk Patipi dalam audiensi dengan DPRK Fakfak. Selain menyoroti pemerataan akses beasiswa, mereka turut mengusulkan pembangunan kantor distrik baru untuk meningkatkan layanan publik di wilayah tersebut. (*)













