Jelang Penilaian Adipura, Bupati Pantau TPA, Pasar dan Rumah Sakit di OKU Timur

Pukanews.com, OKU Timur – Dalam rangka mengevaluasi titik pantau jelang penilaian Adipura yang diprediksi berlangsung pada Agustus 2023 mendatang, Bupati OKU Timur Ir H Lanosin bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Feri Hardiansyah dan para Kepala OPD meninjau langsung beberapa titik pantau penilaian, Jumat (28/7/2023).

Beberapa titik yang ditinjau dintaranya, Tempat Pemerosesan Akhir (TPA) Sampah, Pasar Martapura, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Martapura hingga dua Puskesmas.

Saat peninjauan, selain memeriksa kondisi titik pantau, Bupati juga mengevaluasi terkait kekurangan yang harus menjadi perhatian, sehingga dapat segera dibenahi.

Menurut Bupati, hasil peninjauan yang ia lakukan bersama OPD, terdapat tiga faktor yang harus segera dibenahi pada titik pantau.

Pertama soal drainase, kedua pengelolaan TPA agar bisa lebih maksimal dan ketiga mengenai Ruang Terbuka Hijau (RTH).

“Untuk pengelolaan sampah di TPA kita akan cari solusi, agar bisa memanfaatkan limbah menjadi sesuatu bernilai. Untuk itu, kita akan gandeng para akademisi,” jelas Bupati.

Kemudian terkait drainase, Bupati langsung mengintruksikan para OPD dan Camat untuk segera melakukan perbaikan agar air bisa lancar dan tidak terkesan kumuh.

“Soal RTH juga menjadi perhatian kita bersama. Bila perlu mana tempat-tempat yang kurang rindang, maka akan segera dìtanami pohon, agar sejuk, asri dan nyaman,” bebernya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Kemudian, masyarakat juga dìharapkan dapat memilah sampah rumah tangga sebelum dìbuang dì TPS atau kotak sampah.

Sehingga, sampah organik dan anorganik sudah terpisah saat dì TPS. Hal ini untuk memudahkan petugas kebersihan dalam melakukan pengelolaan sampah sebelum dì buang ke TPA.

Bupati menambahkan, penilaian untuk meraih Piala Adipura merupakan bentuk spirit pemerintah daerah bersama masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih.

“Adipura ini bukan sebagai ending, tapi bagaimana kita dapat membentuk kepribadian masyarakat agar berprilaku hidup bersih,” tegasnya.

Sementara, Kepala DLH OKU Timur, Feri Hardiansyah mengatakan, peninjauan tersebut dilakukan menindaklanjuti hasil rapat bersama Kementerian LHK beberapa waktu lalu.

“Kolaborasi pembenahan menjadi kunci pengoptimalan nilai Adipura. Secepatnya mengenai RTH, pengelolaan sampah, pemilahan dan pengomposan langsung kita benahi,” ucapnya.

Sebagai leading sektor program Adipura sambung Feri, ia mengajak para penanggungjawab titik pantau agar segera melakukan langkah-langkah konkrit.

“Kami semua tim terlibat dalam pemantauan Adipura akan bekerja seoptimal mungkin. Jika semua upaya sudah dilakukan, semoga nanti hasilnya bisa meraih penghargaan Piala Adipura Tahun 2023,” pungkas Feri.

Penulis: DoniEditor: Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *