PukaNews.com, OKU Timur — Di tengah arus perubahan yang kian cepat, Pemerintah Kabupaten OKU Timur memilih satu pijakan yang tegas memastikan masa depan generasi muda dimulai dari proses pendidikan yang benar, adil dan berintegritas.
Komitmen itu ditegaskan melalui Penandatanganan Bersama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026. Bagi pemerintah daerah, pendidikan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berdaya saing sekaligus berkarakter.
Setiap anak di Bumi Sebiduk Sehaluan memiliki hak yang sama untuk mengakses pendidikan. Karena itu, prinsip keadilan dan integritas ditempatkan sebagai landasan di setiap jenjang satuan pendidikan. Pemerintah Daerah menegaskan, tidak boleh ada celah bagi praktik yang mencederai kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan.
Pada momentum yang sama, pemerintah daerah juga mendorong penguatan tata kelola pendidikan berbasis digital. Salah satunya melalui peluncuran aplikasi Si-Gancang, sebuah sistem layanan administrasi pendidikan berbasis elektronik yang memudahkan pengajuan dan pengesahan dokumen sekolah secara daring, sekaligus memastikan prosesnya lebih cepat, transparan, dan terverifikasi.
Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M. dalam sambutannya menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Ia mengajak seluruh elemen, mulai dari guru, kepala sekolah, hingga orang tua, untuk menyamakan persepsi dalam membangun kualitas pendidikan yang lebih baik.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur Wakimin, S.Pd., M.M. dalam laporannya menegaskan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 merupakan momentum krusial. Ia menyebut, momen ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga ruang untuk melakukan evaluasi komprehensif sekaligus menyusun proyeksi ke depan.
Ia juga menyampaikan bahwa rangkaian peringatan Hardiknas tahun ini telah dimulai sejak 2 Mei melalui pelaksanaan upacara di seluruh satuan pendidikan secara serentak. Sementara itu, puncak peringatan tingkat kabupaten dilaksanakan di Balai Rakyat sebagai bentuk kebersamaan dan refleksi seluruh pemangku kepentingan pendidikan.
Doni
