Berita, TNI  

Hadiri Forum Wewowo, Dandim Fakfak Ajak Warga Perkuat Nilai Kebangsaan dan Kamtibmas

Dandim 1803/Fakfak Tekankan Wawasan Kebangsaan di Forum Wewowo, Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas. (FOTO: ISTIMEWA)

Reporter: Imran Alwi. Fuad

FAKFAK, PUKANEWS.COM Komandan Kodim 1803/Fakfak, Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., hadir sebagai pemateri dalam Forum Wewowo yang digelar Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Fakfak di Winde Tuare, Sabtu (29/11/2025). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Menguatkan Kamtibmas Fakfak Lewat Peran Adat, Pemerintah dan Tokoh Agama.”

Acara ini diikuti oleh tokoh adat, tokoh agama, pemerintah daerah, pemuda, serta perwakilan masyarakat dari berbagai kampung di Fakfak. Forum Wewowo menjadi wadah diskusi bersama dalam memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan budaya dan nilai kebangsaan.

Wawasan Kebangsaan Warnai Forum Wewowo, Dandim Ingatkan Ancaman Perpecahan. (FOTO: ISTIMEWA)

Dalam paparannya, Letkol Wahlin Rahman menegaskan pentingnya pemahaman kembali tentang empat pilar kebangsaan yang menjadi fondasi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ia menekankan bahwa:

1. NKRI adalah bentuk negara kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan

2. Bhinneka Tunggal Ika menjadi kekuatan pemersatu dalam keberagaman.

3. Pancasila merupakan dasar negara dan ideologi yang menyatukan seluruh bangsa.

4. Sistem pemerintahan republik dan presidensial adalah pijakan dalam kehidupan bernegara.

“NKRI adalah negara kesatuan. Kita bersatu dalam perbedaan melalui Bhinneka Tunggal Ika. Pancasila adalah dasar negara yang menyatukan kita semua,” tegas Dandim di hadapan peserta forum.

Ia juga menyoroti sejumlah ancaman sosial yang kerap muncul di tengah masyarakat, mulai dari ancaman klasik hingga ancaman kontemporer yang berpotensi memicu konflik. Di antaranya adalah:

• intoleransi dan provokasi,

• penyebaran berita bohong (hoaks),

• paham ekstrem yang memecah belah,

• penyalahgunaan miras dan narkoba,

• hingga balap liar dan pelanggaran lalu lintas di kalangan remaja.

Menurutnya, keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi kewajiban seluruh masyarakat.

“Konflik tidak menguntungkan siapa pun. Yang susah kita semua. Jangan sampai kejadian 2019 terulang lagi. Fakfak harus aman karena kita semua yang menjaganya,” tegasnya menutup sesi pemaparan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten ini milik Pukanews.com !!