Hadiri Berkah Amalia Ramadhan, Bupati Fakfak Soroti Peran PKK dan Solidaritas Sosial

Bupati Fakfak, Samaun Dahlan ketika menyerahkan Berkah Amalia Ramadhan yang digelar Tim Penggerak PKK Kabupaten Fakfak di Winder Tuare, Minggu (22/2/2026). (FOTO: IMRAN ALWI. FUAD)

PUKANEWS, FAKFAK, PAPUA BARAT — Bupati Fakfak Samaun Dahlan menegaskan bahwa bulan suci Ramadhan harus menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial dan persatuan umat melalui kerja nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Bupati juga mengajak masyarakat menjadikan bulan suci Ramadhan sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial dan persatuan umat. Hal itu disampaikan saat menghadiri kegiatan Berkah Amalia Ramadhan yang digelar Tim Penggerak PKK Kabupaten Fakfak di Winder Tuare, Minggu (22/2/2026).

Ketua TP PKK Kabupaten, Ny. Nurwidayati Samaun Dahlan menyerahkan Berkah Amalia Ramadhan yang digelar Tim Penggerak PKK Kabupaten Fakfak di Winder Tuare, Minggu (22/2/2026). (FOTO: IMRAN ALWI. FUAD)

Kegiatan yang berlangsung pada hari keempat Ramadhan 1447 Hijriah tersebut dihadiri ratusan undangan, mayoritas kaum ibu. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan pesan keagamaan sekaligus arah pembangunan daerah yang menekankan pelayanan dasar dan solidaritas sosial.

“Ramadhan adalah bulan kesabaran, bulan kepedulian, dan bulan berbagi. Selama kita masih diberi kesempatan, mari gunakan waktu ini untuk melakukan hal terbaik, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga bagi sesama,” kata Samaun.

Ia menegaskan, keberkahan Ramadhan tidak diukur dari banyaknya harta atau jabatan, melainkan dari sejauh mana seseorang mampu memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya.

Ia menegaskan, keberkahan Ramadhan tidak diukur dari banyaknya harta atau jabatan, melainkan dari sejauh mana seseorang mampu memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya.

Bupati berharap semangat berbagi dan gotong royong yang tumbuh selama Ramadhan dapat terus berlanjut, tidak hanya di bulan suci, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari di Kabupaten Fakfak. (*)

Reporter: Imran Alwi. Fuad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *