banner ucapan HUT RI Suryanto PKB

banner ucapan HUT RI Suryanto PKB

banner ucapan HUT RI Polsek Tulung Selapan

banner ucapan HUT RI Polsek Air Sugihan

banner Sekwan OI

banner Dandim OKI OI
Berita  

Gempur Stunting hingga ke Pelosok, Pemdes Baus Gembleng Puluhan Kader Posyandu dan KPM

PUKANEWS.COM, BOKING — Pemerintah Desa (Pemdes) Baus terus bergerak cepat mengintervensi penanganan stunting di wilayah pedesaan.

Guna menekan angka tengkes tersebut, Pemdes Baus menyelenggarakan Pelatihan Kader Posyandu dan Kader Pembangunan Manusia (KPM) Desa Baus Tahun 2026 yang dipusatkan di Desa Baus, Kecamatan Boking, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Penjabat (Pj) Kepala Desa Baus Yanpiter Tahey, Camat Boking, Kepala Puskesmas Boking Marselinus Kase, perwakilan Polsek Boking, Pendamping Desa, serta puluhan kader Posyandu se-Desa Baus.

Pj Kepala Desa Baus Yanpiter Tahey menegaskan, kader Posyandu merupakan garda terdepan sekaligus ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa.

Melalui kader, pesan-pesan kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara cepat dan tepat hingga ke tingkat pemukiman warga.

“Oleh karena itu, peningkatan kapasitas kader menjadi prioritas utama kami demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Desa Baus,” ujar Yanpiter Tahey dalam sambutannya, Jumat.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Puskesmas Boking Marselinus Kase turun langsung memberikan pembekalan dan materi pelatihan teknis kepada seluruh peserta.

Marselinus menggembleng para kader untuk menguasai 25 keterampilan dasar pelayanan kesehatan terpadu. Layanan ini mencakup seluruh siklus hidup warga, mulai dari pendampingan ibu hamil, balita, remaja, usia produktif, hingga lansia.

Selain keterampilan dasar, peserta juga dibekali kemampuan tata cara pengelolaan Posyandu secara modern, meliputi pencatatan, pelaporan, hingga standar operasional kegiatan.

Tak kalah penting, edukasi gizi seimbang, pencegahan stunting, serta pemahaman terkait kampanye ASI eksklusif turut menjadi fokus utama pembekalan.

Pelatihan berlangsung interaktif dengan memadukan diskusi serta simulasi praktik langsung di lapangan.

Para kader terlihat antusias memeragakan tata cara pengukuran tinggi badan, penimbangan berat badan, hingga pengukuran lingkar kepala balita secara presisi.

Selain itu, peserta juga dilatih melakukan penginputan data tumbuh kembang anak ke dalam aplikasi pemantauan kesehatan digital.

Melalui pelatihan ini, Pemdes Baus berharap kualitas layanan kesehatan masyarakat di tingkat tapak makin meningkat, sekaligus mampu mempercepat program pemerintah dalam mencetak generasi bebas stunting di Kecamatan Boking. ***

Jitton

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *