Reporter : Imran Alwi. Fuad
FAKFAK, PAPUA BARAT, PUKANEWS — Polisi Militer Subdenpom XVIII/1-2 Fakfak kembali memperketat penegakan disiplin prajurit dengan menggelar Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi Tahun Anggaran 2025, Kamis (30/10/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Subdenpom XVIII/1-2 Fakfak, Kapten Cpm Prasetyo Budhi Setiawan, S.Psi.
Dalam operasi yang berlangsung di sejumlah titik strategis di wilayah Fakfak itu, petugas memeriksa kelengkapan kendaraan dinas maupun pribadi milik prajurit, mulai dari surat kendaraan, SIM, hingga kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
Kapten Prasetyo menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan rutin program triwulan IV yang serentak digelar secara nasional oleh Komando Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad).
Ia menegaskan, operasi Gaktib bukan sekadar menegakkan aturan, melainkan juga memastikan keselamatan dan ketertiban di jalan raya.
“Kami berkomitmen menegakkan aturan sesuai perundang-undangan yang berlaku. Tujuannya bukan sekadar menegakkan hukum dan disiplin militer, tetapi juga memastikan keselamatan seluruh pengguna jalan, khususnya prajurit TNI AD di wilayah Fakfak,” ujar Kapten Prasetyo.
Dalam razia tersebut, Polisi Militer memeriksa ratusan kendaraan yang melintas. Hasilnya, dua personel TNI terjaring operasi karena tidak dapat menunjukkan kelengkapan administrasi kendaraan.
Keduanya telah menjalani pemeriksaan dan akan dikenakan sanksi sesuai prosedur militer yang berlaku.
“Bagi prajurit yang melanggar, kami berikan tindakan tegas berupa tilang dan laporan ke komando atas. Sedangkan bagi masyarakat sipil yang melanggar, kami berikan teguran dan edukasi agar lebih disiplin dalam berlalu lintas,” jelasnya.
Kapten Prasetyo menambahkan, kegiatan Gaktib dan Yustisi ini akan terus digelar secara berkelanjutan sepanjang tahun dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh komando pusat, baik per bulan, triwulan, maupun semester.
Tujuannya, membangun budaya disiplin dan tanggung jawab di kalangan prajurit serta meningkatkan kesadaran hukum di masyarakat.
“Kami berharap seluruh prajurit dan masyarakat sipil dapat bersama-sama menjaga ketertiban dan keselamatan di jalan. Disiplin berlalu lintas adalah wujud tanggung jawab sekaligus cerminan moral seorang prajurit maupun warga negara yang baik,” tutup Kapten Prasetyo.
Dengan langkah tegas namun edukatif tersebut, Polisi Militer Fakfak menegaskan komitmennya untuk terus menjaga citra dan kehormatan TNI sebagai institusi yang berdisiplin, profesional, dan menjadi teladan bagi masyarakat. (*)













