Pewarta: Imran Alwi. Fuad
PUKANEWS.COM, FAKFAK – Pemerintah Kabupaten Fakfak, Papua Barat, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama memasuki musim kemarau.
Bupati Fakfak Samaun Dahlan bersama Wakil Bupati Donatus Nimbtendik mengajak masyarakat menjaga hutan dan lahan dari ancaman kebakaran. Imbauan tersebut disampaikan melalui kampanye pencegahan karhutla yang memuat 10 langkah penting bagi masyarakat.
Dalam imbauannya, masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta menghindari pembakaran sampah ketika cuaca panas dan berangin.
Masyarakat juga diingatkan memastikan api benar-benar padam setelah melakukan pembakaran yang diperbolehkan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lahan dan hutan selama musim kemarau.
Pemkab Fakfak meminta warga yang melihat asap atau titik api segera melaporkannya kepada aparat kampung, petugas pemadam kebakaran, atau BPBD agar dapat ditangani sedini mungkin.
Bupati juga mengingatkan masyarakat agar tidak berupaya memadamkan kebakaran besar seorang diri. Keselamatan harus menjadi prioritas, terutama ketika api telah meluas dan berpotensi membahayakan warga.
Selain itu, masyarakat yang berada di sekitar lokasi kebakaran atau terdampak asap dianjurkan menggunakan masker dan melindungi kelompok rentan. Warga juga diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.
“Mari bersama-sama menjaga hutan dan lahan kita dari kebakaran. Cegah sejak dini untuk keselamatan kita semua,” demikian pesan yang tercantum dalam imbauan tersebut yang diterima media ini, Senin (24/8/2026).
Bupati Samaun juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan upaya menjaga lingkungan sebagai tanggung jawab bersama. Pencegahan, menurutnya, jauh lebih baik daripada harus menghadapi dampak kebakaran yang telah meluas.
Dalam imbauan tersebut, masyarakat juga diminta tidak berspekulasi liar yang dapat memicu hoaks terkait penyebab kebakaran. Setiap informasi mengenai titik api maupun penyebab karhutla diharapkan disampaikan berdasarkan fakta dan sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.
Pemkab Fakfak menegaskan bahwa menjaga hutan dan lahan bukan hanya tugas pemerintah dan petugas penanggulangan bencana, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.
“Cegah karhutla, selamatkan hutan, lindungi kita semua.” (*)














