Pukanews.com (Muba) – Puluhan warga Desa Gajah Mati, Kecamatan Sungai Keruh, menggelar aksi damai di depan kantor PT Manggala Mitra Musi (MMM), Senin (21/4/2026). Aksi berlangsung tertib dan mendapat pengawalan ketat dari Kapolsek Sungai Keruh, Iptu Mugiono, S.H., M.Si., beserta jajaran.
Dalam aksi tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi yang dinilai penting bagi kepentingan warga dan pekerja setempat. Sujarnik selaku perwakilan masyarakat Desa Gajah Mati menyampaikan tiga tuntutan utama kepada pihak perusahaan.
Pertama, warga meminta kejelasan terkait legalitas dan perizinan operasional perusahaan di wilayah Desa Gajah Mati. Menurut mereka, transparansi mengenai izin usaha sangat penting agar keberadaan perusahaan tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
Kedua, masyarakat menuntut realisasi serta keterbukaan penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk pembangunan desa. Warga berharap program CSR dapat dirasakan secara nyata melalui pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, maupun kegiatan sosial lainnya.
Ketiga, warga mendesak perusahaan agar memberikan jaminan kesehatan atau tunjangan berobat bagi karyawan harian tetap. Tuntutan tersebut dinilai penting sebagai bentuk perhatian perusahaan terhadap kesejahteraan tenaga kerja lokal.
Menanggapi aspirasi masyarakat, pihak perusahaan menyatakan akan meluruskan berbagai persoalan yang selama ini dikeluhkan warga serta berupaya mencari solusi terbaik bagi kedua belah pihak. Perusahaan juga menyampaikan komitmennya untuk segera menuntaskan persoalan terkait perizinan operasional.
Senada dengan hal itu, Kepala Desa Gajah Mati, Rian, menegaskan bahwa pemerintah desa akan terus mengawal proses mediasi antara masyarakat dan pihak perusahaan hingga tercapai penyelesaian yang jelas dan kondusif.
Sementara itu, aparat kepolisian yang dipimpin Kapolsek Sungai Keruh memastikan jalannya aksi berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.(M.sanjaya)
