FAKFAK, PUKANEWS.COM – Tokoh Adat Raja Fakfak, Zainal Abidin Bay, menyatakan dukungan penuh atas kehadiran Batalyon TP 470 (Teritorial Pembangunan) Prajurit TNI di Fakfak, Papua Barat. Hal ini disampaikannya untuk menjawab sejumlah pertanyaan dari masyarakat terkait kedatangan prajurit yang akan berfokus pada pembangunan.
Zainal menjelaskan bahwa Batalyon TP 470 merupakan bagian dari inisiatif nasional Presiden Prabowo Subianto untuk mendirikan 100 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di seluruh Indonesia. Batalyon ini hadir di Fakfak bukan untuk bertempur atau operasi militer, melainkan untuk berperan sebagai “enabler” atau fasilitator pembangunan.
Menurut Zainal, batalyon tersebut akan dibagi menjadi beberapa kompi, masing-masing dengan fokus tugas spesifik untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Ia menjelaskan, Kompi Pertanian akan bertugas mendukung ketahanan pangan dan swasembada nasional, sementara Kompi Peternakan akan memperkuat penyediaan protein hewani. Selain itu, Kompi Medis akan menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat dan penanganan bencana, dan Kompi Zeni akan berfokus pada pembangunan sarana prasarana, terutama di daerah-daerah tertinggal dan rawan bencana.
“Prajurit-prajurit ini akan membantu individu, kelompok, atau masyarakat untuk mengidentifikasi masalah, mengembangkan kemampuan, dan mencari solusi secara mandiri,” ungkap Zainal. Ia menambahkan, peran mereka adalah untuk mendukung Pemerintah Daerah dalam mempercepat pencapaian program-program pro rakyat yang dilaksanakan oleh kompi-kompi berbasis sektor pembangunan tersebut.
Sekali lagi, ia menegaskan bahwa 470 prajurit tersebut tidak datang untuk tugas operasi militer, melainkan untuk menjalankan fungsi pembangunan dan peran enabler.
Reporter : Jefri Bernardus
Kaprrwil Papua Barat
