FAKFAK, PAPUA BARAT — PUKANEWS.COM — Pemerintah Kabupaten Fakfak menaruh perhatian serius terhadap krisis fasilitas pendidikan, khususnya rumah dinas guru dan infrastruktur sekolah di wilayah terpencil. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Fakfak, Mansur Ali, S.Pd., M.Pd menyebut kondisi ini sebagai prioritas utama yang harus segera ditangani.
“Masya Allah, kita berdosa kalau melihat rumah guru di kampung. Banyak yang tinggal menumpang karena tidak ada rumah dinas,” kata Mansur dalam keterangannya usai sertijab, dikutip dari InfoFakfak.com, Senin (4/8/2025).
Menurutnya, Bupati Fakfak Samaun Dahlan telah memberikan mandat untuk mempercepat pembangunan rumah dinas dan renovasi sekolah. Salah satu solusi yang tengah disiapkan adalah pembangunan rumah kopel—hunian hemat ruang dan biaya yang sudah dilengkapi fasilitas dasar, mulai dari perabot hingga dapur.
Disdikpora juga telah menyiapkan ribuan sarana belajar yang akan didistribusikan ke sekolah-sekolah, meliputi 3.500 unit meja-kursi siswa, 470 set meja-kursi guru, dan 310 lemari kelas.
Selain tempat tinggal guru, kondisi fisik bangunan sekolah pun menjadi sorotan. Banyak sekolah mengalami kerusakan seperti plafon jebol dan cat dinding yang mengelupas.
“Kualitas belajar tidak akan meningkat jika guru tidak memiliki tempat tinggal yang layak. Ini harus jadi perhatian utama,” tegas Mansur.
Ia memastikan seluruh data kebutuhan lapangan sudah dihimpun dan tinggal menunggu tindak lanjut. “Kami siap menjalankan amanah ini, dengan harapan seluruh wilayah — dari pusat kota hingga pelosok Fakfak Barat — mendapat perlakuan yang setara,” tutupnya.
Langkah cepat pemerintah daerah dinilai krusial untuk menjamin kesejahteraan tenaga pendidik dan mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Fakfak secara menyeluruh.
(IAF/Kabiro Fakfak)
