Berita  

Dua Menteri Dijadwalkan Kunjungi Fakfak, Siap Resmikan Pasar Thumburuni dan Dorong Pusat Ekonomi Terpadu

Bupati Fakfak Samaun Dahlan, didampingi Kepala Bappeda dan Litbang Abdul Razak Rengen serta Kepala Dinas PUPR2KP Baharudin Lahadalia, ketika melakukan audiensi dengan jajaran pimpinan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PUPR di Jakarta.

Reporter : Imran Alwi. Fuad

PUKA NEWS, FAKFAK — Dua menteri Kabinet Indonesia Maju dijadwalkan akan mengunjungi Kabupaten Fakfak, Papua Barat, dalam waktu dekat.

Kunjungan ini direncanakan dalam rangka meresmikan Pasar Rakyat Thumburuni, proyek strategis yang menjadi simbol penguatan ekonomi kerakyatan di wilayah timur Indonesia.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dody Hanggodo dan Menteri Perdagangan Budi Santoso yang direncanakan hadir langsung di Fakfak. Keduanya diharapkan meresmikan pasar rakyat yang telah selesai direvitalisasi, sekaligus meninjau rencana besar pengembangan kawasan reklamasi Jalan Dr. Salasa Namudat sebagai pusat ekonomi baru di Fakfak.

Pasar Rakyat Thumburuni Fakfak yang akan diresmikan dalam waktu dekat ini. (Dok. Imran Alwi. Fuad)

Langkah strategis ini mengemuka dalam pertemuan penting yang digelar di Jakarta beberapa waktu lalu.

Bupati Fakfak Samaun Dahlan, didampingi Kepala Bappeda dan Litbang Abdul Razak Rengen serta Kepala Dinas PUPR2KP Baharudin Lahadalia, melakukan audiensi dengan jajaran pimpinan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PUPR.

Pertemuan itu dihadiri langsung oleh Dirjen Prasarana Strategis Maulidya Indah Junica, bersama Direktur Infrastruktur Dukungan Perekonomian, Peribadatan, Kesehatan, Olahraga, dan Sosial Budaya Tanozisochi Lase, serta Direktur Infrastruktur Dukungan Pendidikan Jonny Zainuri Echsan.

Dalam dialog tersebut, Bupati Samaun menyampaikan secara resmi permohonan kepada dua menteri untuk menjadwalkan kunjungan ke Fakfak.

“Kami berharap kehadiran langsung Bapak Menteri PUPR dan Menteri Perdagangan dapat memberi dukungan nyata terhadap upaya percepatan pembangunan infrastruktur dan penguatan sektor perdagangan lokal di Fakfak,” ujar Bupati Samaun dikutip dari laman Facebook pribadinya, Kamis (29/5/2025).

Revitalisasi Pasar Thumburuni bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi bagian dari visi besar menjadikan Fakfak sebagai simpul pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Papua Barat. Kawasan reklamasi di sekitar Jalan Dr. Salasa Namudat juga tengah disiapkan menjadi pusat ekonomi terpadu yang akan mendukung aktivitas perdagangan, UMKM, dan distribusi logistik di wilayah tersebut.

Kunjungan dua menteri ini dinilai strategis dalam mendorong realisasi program prioritas nasional di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam pembangunan Indonesia dari pinggiran, yaitu Fakfak Menuju Perubahan atau Fakfak Membara ( Membangun Bersama Rakyat).

Exit mobile version