Berita  

Bukan Sekadar Jaga Kamtibmas, Polres Fakfak Bantu Gereja dan Pesantren Hadapi Kekeringan

Pewarta: Imran Alwi

PUKANEWS.COM, FAKFAK – Di tengah keterbatasan air bersih akibat kekeringan yang melanda Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Polres Fakfak menunjukkan kepedulian dengan menyalurkan 13.200 liter air bersih ke gereja dan pondok pesantren.

Bantuan tersebut disalurkan ke dua lokasi berbeda, yakni Gereja Santo Yosep di Distrik Fakfak dan Pondok Pesantren Hidayatullah di Kampung Sekru, Distrik Fakfak Barat, Rabu (23/9/2026). Masing-masing lokasi menerima 6.600 liter air bersih.

Aksi kemanusiaan tersebut dipimpin langsung Kapolres Fakfak AKBP Naim Ishak, S.H., S.I.K., M.H., bersama Kabag Log AKP Nasruddin Djurumudi, Bhabinkamtibmas Fakfak Utara Brigpol Budiyanto Rumadaul serta sejumlah personel Polres Fakfak.

Rombongan mulai bergerak sekitar pukul 11.35 WIT menuju Gereja Santo Yosep di Jalan Mohammad Yamin. Lima menit kemudian, bantuan air bersih tiba dan langsung disalurkan ke tempat penampungan yang telah disiapkan pengurus gereja.

Setelah itu, armada melanjutkan perjalanan menuju Pondok Pesantren Hidayatullah di Kampung Sekru, Distrik Fakfak Barat. Rombongan tiba sekitar pukul 13.50 WIT dan segera menyalurkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan air bersih para santri dan pengurus pesantren.

Kapolres Fakfak AKBP Naim Ishak mengatakan, penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan akibat kondisi kekeringan.

Menurutnya, kehadiran polisi tidak hanya berkaitan dengan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memastikan kepolisian dapat hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan.

“Ini merupakan langkah kepolisian untuk hadir membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah situasi sulit akibat musim kemarau,” kata Naim.

Ia menegaskan, penyaluran bantuan ke gereja dan pesantren sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menjaga toleransi serta memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang.

“Polri hadir untuk melayani seluruh lapisan masyarakat tanpa membeda-bedakan latar belakang,” ujarnya.

Penyaluran bantuan kepada dua lembaga keagamaan dengan latar berbeda tersebut menjadi gambaran bahwa kebutuhan dasar masyarakat dapat menjadi ruang bersama untuk memperkuat toleransi dan kepedulian sosial.

Di tengah kondisi air bersih yang semakin terbatas, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari warga di lingkungan gereja maupun pesantren.

Seluruh rangkaian pendistribusian air bersih selesai sekitar pukul 15.00 WIT. Kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar.

Melalui aksi tersebut, Polres Fakfak menegaskan bahwa tugas kepolisian tidak berhenti pada aspek keamanan dan ketertiban. Di tengah situasi sulit, polisi juga berupaya hadir melalui aksi kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. (*)

Exit mobile version