TNI  

Babinsa dan Tim Gabungan Bergerak Cepat Tangani Karhutla di Pulu Beruang

PukaNews.com, Tulung Selapan, OKI – Babinsa bersama tim gabungan bergerak cepat melaksanakan groundcheck dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Desa Pulu Beruang, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut terdeteksinya titik panas (hotspot) di wilayah Kecamatan Tulung Selapan. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB dan langsung melakukan verifikasi terhadap titik koordinat yang terdeteksi.

Berdasarkan hasil groundcheck, ditemukan adanya lahan yang terbakar dengan luas lahan sekitar ±2 hektare, sedangkan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±1 hektare. Di lokasi juga ditemukan titik api yang masih menyala dan mengeluarkan asap tebal.

Tim gabungan kemudian melaksanakan pemadaman dan pendinginan menggunakan 1 unit mobil tangki air, dengan sumber air berasal dari kanal di sekitar lokasi. Hingga pelaksanaan kegiatan, api masih belum sepenuhnya padam sehingga personel tetap melaksanakan pemantauan dan penanganan di lokasi.

Adapun lokasi kebakaran berada pada koordinat S 3°19’06,7″ dan E 105°17’58,8″. Jenis tanah di lokasi merupakan tanah mineral, sementara penyebab kebakaran hingga saat ini masih belum diketahui.

Selain melaksanakan pemadaman, personel gabungan juga melaksanakan patroli darat di wilayah rawan Karhutla, verifikasi dan monitoring titik panas, pendinginan lokasi terdampak serta sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kesigapan TNI bersama unsur terkait dalam menangani Karhutla sekaligus mencegah meluasnya kebakaran yang dapat mengancam lingkungan maupun permukiman masyarakat.

Danramil 402-11/Tulung Selapan Kapten Arm Murod menyampaikan bahwa jajaran TNI bersama unsur terkait akan terus meningkatkan patroli dan pemantauan di wilayah rawan Karhutla serta segera menindaklanjuti setiap informasi mengenai titik api.

“Setiap informasi mengenai titik panas akan segera kami tindak lanjuti dengan pengecekan di lapangan. Personel harus tetap siaga dan bersinergi dengan seluruh unsur agar api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” ujarnya.

Hingga akhir kegiatan, kondisi di lokasi masih terdapat asap tebal dan api belum sepenuhnya padam. Personel gabungan tetap siaga melaksanakan pemantauan serta penanganan lanjutan di lokasi Karhutla.

Red

Exit mobile version