banner Pemkab Muba

Karhutla di Indralaya Selatan Hanguskan 3 Hektare Lahan, TNI dan Tim Gabungan Lakukan Pemadaman

PUKANEWS.COM, OGAN ILIR – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Meranjat 1, Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Rabu (14/10/2026) malam. Kebakaran tersebut menghanguskan sekitar 3 hektare lahan yang didominasi semak belukar dan tanaman purun.

Personel TNI dari Koramil 07/Indralaya bersama Brigif 8/Garuda Cakti, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ogan Ilir, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta komunitas IPL turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pemadaman.

Berdasarkan laporan di lapangan, kebakaran mulai ditangani sekitar pukul 19.45 WIB. Tim gabungan melaksanakan pemadaman serta pendinginan lanjutan guna mencegah api kembali menyala dan meluas ke area sekitarnya.

Dalam upaya penanganan tersebut, sekitar 1 hektare lahan berhasil dipadamkan dari total luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 3 hektare. Proses penanganan berlangsung hingga sekitar pukul 23.30 WIB.

Personel Koramil 07/Indralaya yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni Pelda Feryady, Serma Arman, dan Sertu Dedi. Mereka bekerja bersama lima personel Brigif 8/Garuda Cakti, empat personel BPBD Ogan Ilir, dua personel Satpol PP, serta tiga anggota komunitas IPL.

Untuk mendukung proses pemadaman, tim mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran dari unsur TNI dan satu unit mobil BPBD Ogan Ilir. Pasokan air untuk pemadaman menggunakan mobil tangki.

Hingga kegiatan penanganan berakhir, api dilaporkan telah padam, tetapi masih menyisakan asap di lokasi kebakaran. Oleh karena itu, upaya pendinginan lanjutan dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.

Penanganan karhutla secara terpadu ini menjadi bagian dari upaya mencegah meluasnya kebakaran lahan sekaligus mengurangi dampak yang dapat ditimbulkan terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Tim gabungan tetap perlu memastikan kondisi lahan benar-benar aman melalui pemantauan lanjutan, terutama pada titik-titik yang masih mengeluarkan asap.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *