PukaNews.com, Bekasi – Gerak cepat Babinsa Koramil 01/Tambun membantu menangani kebakaran yang terjadi di gudang konstruksi PT Inti Karya Persada Teknik (IKPT), Jalan Sultan Hasanudin, Kampung Tambun RT 001/RW 001, Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu (11/10/2026) pagi.
Kebakaran diketahui sekitar pukul 09.05 WIB saat Babinsa yang sedang melaksanakan tugas melihat kepulan asap dari arah gudang yang berjarak sekitar 500 meter dari Koramil 01/Tambun.
Melihat kejadian tersebut, Babinsa langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan kondisi sekaligus menghubungi piket Koramil 01/Tambun guna meminta bantuan pemadam kebakaran.
Berdasarkan keterangan petugas keamanan, kebakaran diduga bermula ketika seorang petugas membakar sampah sisa kegiatan kebersihan atau korve. Setelah membakar sampah, petugas tersebut meninggalkan lokasi sementara untuk menuju pos keamanan.
Tidak lama kemudian, api membesar dan merembet ke sejumlah material proyek, di antaranya jaring pengaman proyek yang sudah tidak terpakai serta pipa besi berlapis karet.
Petugas pemadam kebakaran Koramil 01/Tambun bersama dua unit mobil pemadam kebakaran dari Damkar Kabupaten Bekasi kemudian melakukan upaya pemadaman hingga situasi berhasil dikendalikan.
Danramil 01/Tambun, Mayor Czi Sali, menegaskan bahwa kesiapsiagaan personel dan sarana pendukung menjadi bagian penting dalam membantu penanganan keadaan darurat di wilayah binaan.
Menurutnya, kendaraan water tank atau tangki air yang disiagakan oleh TNI AD memiliki fungsi strategis, tidak hanya untuk membantu penanganan kebakaran, tetapi juga mendukung distribusi air bersih bagi masyarakat yang mengalami kekeringan, pembersihan lingkungan, serta penanganan kondisi darurat lainnya.
“Keberadaan personel dan sarana pendukung harus dapat dimanfaatkan secara cepat sesuai kebutuhan di lapangan, terutama ketika masyarakat menghadapi situasi darurat,” demikian penekanan dalam upaya kesiapsiagaan tersebut.
Dalam peristiwa ini, tidak terdapat korban jiwa. Sementara itu, kerugian materiil berupa jaring pengaman proyek yang sudah tidak terpakai dilaporkan terbakar, sedangkan kerugian lainnya masih dalam pendataan.
Babinsa juga telah mengumpulkan informasi awal dan keterangan saksi untuk mengetahui kronologi kejadian secara lebih jelas.
Gerak cepat aparat kewilayahan bersama petugas pemadam kebakaran tersebut menjadi wujud sinergi dalam penanganan keadaan darurat. Kesiapsiagaan dan respons cepat diharapkan mampu mencegah api meluas serta meminimalkan risiko terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan sekitar.
(Red/Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)














