PukaNews.com, Pematangsiantar — Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pemuda Karya (IPK) Siantar Sitalasari terus membangun komunikasi dan sinergi dengan unsur pemerintahan serta kepolisian. Hal itu diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi ke Kantor Camat Siantar Sitalasari dan Polsek Siantar Martoba.
Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi momentum bagi jajaran PAC IPK Siantar Sitalasari untuk memperkenalkan kepengurusan sekaligus membangun komunikasi dengan para pemangku kepentingan di wilayah Kecamatan Siantar Sitalasari.
Dalam kegiatan tersebut, hadir Ketua PAC IPK Siantar Sitalasari, Sekretaris, Bendahara, serta jajaran pengurus. Turut hadir Camat Siantar Sitalasari, Lurah Bah Kapul, Lurah Bukit Sofa, Lurah Bah Sorma, Lurah Setia Negara, Lurah Gurilla, serta Wakapolsek Siantar Martoba.
Ketua PAC IPK Siantar Sitalasari menyampaikan bahwa silaturahmi tersebut merupakan bagian dari upaya organisasi untuk membangun komunikasi yang terbuka dan positif dengan pemerintah maupun aparat keamanan.
Menurutnya, keberadaan organisasi kepemudaan di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan kontribusi positif, khususnya dalam membantu menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.
Dalam pertemuan itu, jajaran PAC IPK Siantar Sitalasari juga menyampaikan harapan agar organisasi dapat dilibatkan dalam berbagai program pemerintahan maupun kegiatan sosial kemasyarakatan di wilayah Kecamatan Siantar Sitalasari.
“Kami berharap komunikasi dan sinergi yang sudah terjalin ini dapat terus ditingkatkan. Kami juga siap berkontribusi secara positif dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan pemerintah di wilayah Kecamatan Siantar Sitalasari,” ujarnya.
Silaturahmi tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat hubungan antara PAC IPK Siantar Sitalasari dengan pemerintah kecamatan, kelurahan, serta jajaran kepolisian, khususnya Polsek Siantar Martoba.
Dengan komunikasi yang baik dan sinergi antarlembaga, seluruh pihak diharapkan dapat bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta kondusivitas di tengah masyarakat.
(S. Hadi Purba/Red)














